Cuci Darah Ternyata Mempunyai Efek Samping, Hati-Hati!

cuci darah
Jakarta, (DOC) – Apakah Anda mempunyai penyakit ginjal? Penyakit ginjal yang sudah serius biasanya perlu melakukan tindakan cuci darah untuk membantu fungsi ginjal dalam melakukan kerjanya untuk tubuh. Orang yang sudah kehilangan fungsi ginjalnya lebih dari 85% biasanya harus melakukan cuci darah.
Cuci darah memang membantu fungsi ginjal, seperti membantu membuang racun dan zat sisa metabolisme dari dalam tubuh. Namun, cuci darah ternyata juga menimbulkan efek samping, seperti tekanan darah tinggi atau rendah dan anemia.

Penurunan tekanan darah bisa terjadi setelah cuci darah, terutama bagi Anda yang menderita diabetes. Selain itu, tekanan darah juga bisa melonjak tinggi setelah cuci darah pada Anda yang mempunyai riwayat tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Anemia merupakan efek samping yang paling sering terjadi pada setiap orang setelah cuci darah. Ini merupakan kondisi di mana jumlah sel darah merah berkurang, yang menyebabkan Anda mengalami letih, lemah, lesu, lelah, dan lunglai.

Setelah cuci darah, Anda juga bisa mengalami kram otot dan gatal pada kulit. Kram bisa terjadi saat sirkulasi darah tidak lancar. Sedangkan, gatal pada kulit disebabkan oleh adanya penumpukan fosfor setelah melakukan cuci darah. (and)