Daftar Reshuffle Kabinet Jokowi-JK Bocor ke Publik, Ini Dia

 Nasional

Jajaran kabinet kerja Jokowi-JK yang kembali digoyang isu reshuffle.

 

Jakarta, (DOC) – Sebuah daftar reshuffle kabinet Jokowi-JK berdasar hasil riset dan kajian bocor ke publik. Daftar ini disebut berdasar hasil kajian dan riset yang dilakukan anak perusahaan sebuah BUMN.

Hasil riset yang beredar tersebut atas nama Daiwa Capital Markets dan PT Bahana Sekuritas.

Dalam riset dan kajiannya, Bahana Sekuritas memperkirakan beberapa menteri akan menempati posisi baru.

Contohnya seperti Menteri BUMN Rini Soemarno yang akan menjadi Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Teten Masduki.

Kemudian, Menteri ESDM Ignasius Jonan akan dirotasi menjadi Menteri BUMN menggantikan Rini.

Sedangkan posisi Menteri BUMN disebut akan diduduki oleh Arcandra Tahar yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri ESDM.

Selain itu, Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan disebut akan menduduki jabatan Menko Polhukam yang kini ditempati Wiranto.

Luhut juga disebut-sebut akan menggantikan Darmin Nasution sebagai Menko Perekonomian. Sementara Menteri Keuangan Sri Mulyani juga disebut berpeluang menggantikan posisi Darmin.

Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin disebut akan diganti oleh Yahya Cholil yang kini menjabat sebagai Sekjen Nahdlatul Ulama.

Masih dalam risetnya, Bahana Sekuritas memperkirakan, pasar akan memberi respon positif terhadap perombakan kabinet ketiga yang kemungkinan akan dilaksanakan Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat ini.

Bahana juga akan membicarakan upaya pemerintah untuk membubarkan organisasi anti pemerintah dan radikal kepada manajer pendanaan asing.

“Maka kami mempertahankan target IHSG tahun 2017 berada di level 6.300,” kata Senior Associate Director, Head of Corporate Research PT Bahana Sekuritas, Harry Su.

Atas beredarnya riset dan kajian tersebut, Menteri BUMN, Rini Soemarno dikabarkan akan mencopot Direktur Utama Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI), Dwina Septiani Wijaya. Untuk diketahui, BPUI merupakan induk usaha dari Bahana Sekuritas.

Sementara itu, Corporate Communication and Media Relations Head Bahana Group, Dewa Agung Rudi angkat bicara mengenai kabar tersebut.

“Sampai dengan saat ini, kami belum tahu tentang penggantian direksi,” kata Dewa, kemarin.

Selain itu, Dewa menjelaskan bahwa hingga kini belum ada penggantian direksi. Baik direksi di BPUI maupun direksi di Bahana Securities.

“Ini yang dapat kami sampaikan ya,” kata Dewa.(kcm/ziz)