Dampak Relokasi Pipa, 200 Ribu Pelanggan Tak Dapat Pasokan Air

 Kesra

Surabaya (DOC)- Sekitar 200 ribu pelanggan di Kota Surabaya akan terkena dampak putusnya aliran air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) pada Sabtu (20/10) mulai  Pkl. 18.00 WIB hingga Minggu (21/10) Pk.12.00 WIB, akibat relokasi pipa terkait Proyek Pembangunan saluran drainase di Balongsari Tama oleh Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Jatim.

Direktur Operasional PDAM Surya Sembada Surabaya, Tatur Djauhari, Kamis,(18/10) mengatakan, Pihaknya akan mematikan Instalasi Penjernihan Air Minum (IPAM) Karangpilang I, II dan III.

Dampak pemadaman, para pelanggan air PDAM di sejumlah wilayah di Surabaya diperkirakan  bakal mengalami gangguan distribusi air.

“Gangguan distribusi terjadi karena Pengerjaan saluran tersebut bakal diikuti dengan relokasi pipa PDAM yang mengharuskan adanya pemadaman aliran ,” katanya.

Tatur memperkirakan, sekitar 120 titik mengalami gangguan distribusi air baik aliran mengecil, mati atau air keruh. Beberapa kawasan yang mengalami gangguan distribusi di antaranya di kawasan Ketintang, Menanggal dan sekitarnya, Rungkut, Jemursari dan sekitarnya, Kenjeran, Bulak Banteng dan sekitarnya, Balongsari, Karangpilang, Darmo dan sekitarnya.

Direktur Distribusi PDAM Surya Sembada Surabaya ini menambahkan,  pengerjaan relokasi pipa ini sudah tertunda lama, jika tidak direlokasi, justru akan menganggu aliran air.

Untuk itu, PDAM Surabaya memohon maaf kepada para pelanggan atas gangguan pasokan air. Untuk mengantisipasinya, ia meminta warga menampung air sebelum distribusi dihentikan sementara  “Kami akan berupaya maksimal agar selesai tepat waktu. Namun kami juga berharap warga menampung air sesuai kebutuhan,” ujarnya.

PDAM sendiri, akan berupaya untuk memberikan kompensasi berupa penyiapkan 19 armada tangki untuk memberikan distribusi air gratis ke pelanggan. Untuk mendapatkan pasokan air, para pelanggan yang terkena dampak pemadaman aliran air bisa menghubungi di call center 292-6666 atau sms ke 081 650 9202.

Sementara untuk kawasan industri, ia menegaskan tidak banyak menganggu.”Sabtu dan Minggu tidak banyak industri yang beroperasi. Lagi pula, kami telah mensosilisasikannya jauh-jauh hari” imbuhnya. Untuk meminimalisir kekeruhan air pasca pembangunan saluran drainase, PDAM akan melakukan penggelontoran di 35 titik.”Sekitar 2-3 hari pasca proyek selesai air akan jernih kembali” katanya.(K-4/R9)