Dana Kompensasi Mucikari Tambak Asri Hanya Janji

Tidak ada komentar 123 views

Surabaya , (DOC) – Dana kompensasi bagi para mucikari Tambak Asri yang semula di duga diselewengkan, ternyata hanya permainan Dinas Sosial(Dinsos) Pemerintah Provinsi(Pemprov) Jawa Timur.
Hasil investigasi komisi D DPRD Surabaya, dana kompensasi sebesar Rp. 10 Juta untuk masing masing pemilik mucikari yang tutup, hanya janji belaka. Pemprov Jatim tidak pernah mengucurkan dana tersebut.

Anggota Komisi D (kesra) Surabaya, Masduki Toha menganggap, Gubernur Jatim, Soekarwo telah membohongi para mucikari di wilayah Tambak Asri. “Saya katakan dengan tegas, Gubernur Soekarwo Palsu karena membohongi publik. Padahal. dulu melalui asistenya telah menyampaikan memberikan dana bagi mucikari, namun kenyataanya dana tersebut tidak turun seluruhnya, saya sudah cek ke Disnsos Jatim,” ungkap politisi Fraksi PKB ini.

Menurut Masduqi, beberapa kali dirinya mengkonfirmasi Dinsos Jatim dan Biro Kesra, serta melakukan penelusuran ke lokasi. Kenyataanya , dana tersebut memang tidak dibagi ke para mucikari Tambak Asri, namun diberikan ke warga Dupak Bangun Sari Saja.
“Dinsos Surabaya memang tidak mendapat dana kucuran dari Provinsi. Makanya warga sempat dirembug dan hanya dikasih dana 1 juta saja. Itupun dari sumbangan bukan dari APBD jadi gak ada laporanya,” ungkapnya.

Masduki menambahkan, dalam waktu dekat ini, Komisi D akan memanggil instansi terkait guna mengklarifikasi masalah ini.
“Minggu ini akan kita agendakan memanggil seluruhnya mulai Dinsos Jatim, Biro Kesra dan Pemkot Surabaya. Ini Masalah hak yang harus diterima, jangan hanya bias menjanjikan saja,” cetusNya.(R10/R7)