Deadline Ambil Alih Pasar Turi Batal, Pemkot Kaji MOU

Surabaya,(DOC) – Ancaman Pemkot Surabaya untuk mengambil alih Pasar Turi, Selasa(14/10/2014) hari ini, ternyata hanya isapan jempol belaka.

Sekertaris kota(Sekkota) Surabaya Hendro Gunawan menjelaskan, upaya tersebut batal karena Pemkot Surabaya akan mengkaji lebih dalam lagi kontrak perjanjian dengan pihak investor PT Gala Bumi Perkasa.

“Pemkot akan mengkaji lagi perjanjian pembangunan dengan pihak investor,” ungkapnya, usai melakukan pertemuan dengan pihak investor Pasar Turi di balaikota Surabaya, Selasa(14/10/2014).

Memang sebelumnya, di kesempatan yang sama, pihak managemen PT Gala Bumi Perkasa menggelar pertemuan tertutup dengan Pemkot Surabaya di ruang sidang Walikota Surabaya, Selasa(14/10/2014).

Rapat yang tidak dihadiri oleh Walikota Tri Rismaharini, semula di hadiri oleh Hendri J Gunawan selaku Direktur Utama(Dirut) PT Gala Bumi Perkasa. Namun Ia tidak bertahan lama dan meninggalkan ruangan dengan alasan sakit.

Humas PT Bumi Gala Perkasa, Ady Samsetyo menyatakan, karena Dirut meninggalkan ruangan untuk pergi General Check up di Singapura, maka rapat pembahasan deadline akhir  pembangunan Pasar Turi Baru, terpaksa kurang spesifik. “Kesehatan pak Henry sedang kurang baik sehingga beliau harus check up ke Singapura,” ujarnya.(r7)

 

Terkait deadline akhir pembangunan Pasar Turi Baru 14 Oktober, Menurut Adi, pihak investor tetap tidak bersedia mengakui. “itukan dari pihak Pemkot,”pungkasnya.(r7)