Deklarasi Khofifah Terancam Batal

Tidak ada komentar 123 views

Surabaya (DOC)-Ketua Umum PP Muslimat Khofifah Indar Parawansa, batal mendeklarasikan dirinya maju cawagub Jatim yang rencananya digelar 22 Desember mendatang.
Kepastian ini, disampaikan Khofifah karena dirinya lebih memilih berangkat ke Maroko dalam kegiatan organisasi perempuan tingkat dunia.
“Sampai saat ini, saya masih menunggu. Karena pada hari itu, ada kegiatan ke Maroko dalam acara organisasi. Untuk itu, malam tanggal 21 Desember saya harus siap berangkat,” terang Khofifah pada wartawan, Rabu (19/12/2012).
Disampaikan Khofifah, kegiatan ke Maroko tidak bisa tertunda. Namun demikian, ia belum memberikan kepastian, apakah dirinya benar-benar maju cagub Jatim atau tidak. Padahal, nama Khofifah mendapat dukungan dari kalangan kiai dan tokoh Nahdlatul Ulama. Meski, nama Saifullah Yusuf posisinya lebih banyak didukung kalangan NU.
Ada kabar, keberangkatan Khofifah ke Maroko tanpa alasan. Apalagi, dalam survey yang dilakukan Presisi Poll terhadap bakal calon kepala daerah (cagub) Jatim menempatkan posisi Khofifah Indar Parawansa pada urutan ke tiga dibawah, Gubernur Soekarwo dan Wagub Saifullah Yusuf. Survei ini, dilakukan Presisi Poll pada 15 kiai pengasuh pondok pesantren mewakili kawasan Madura, Arek (Metropolis), Pantura, Mataraman dan Tapal Kuda.Dimana akseptabilitas Khofifah mendapatkan 66,7 persen, sementara Soekarwo dan Saifullah Yusuf mendapat 88,7 persen.
Sedang elektabilitas calon gubernur yang didukung kalangan tokoh pondok pesantren menempatkan Khofifah Indar Parawansa mendapatkan dukungan 6,7 persen, sedangkan Soekarwo elektabilitasnya sebesar 35,3 persen, sementara Saifullah Yusuf mendapatkan 33,3 persen.”Posisi Soekarwo dengan Saifullah Yusuf hanya 2 persen.
Sementara selisih dengan Khofifah mencapai 26,6 persen. Dimana wacana keinginan elit NU yang hendak mengusung satu calon, maka elit NU berkeingginan memilih Saifullah Yusuf sebagai Gubernur Jatim.(r-12/r-7)