Demokrat Incar Ketua Komisi A, PDIP Bisa Sabet Semua Pimpinan

Surabaya,(DOC) – Fraksi Demokrat kini tengah berjuang keras untuk merebut kursi Ketua Komisi A DPRD Surabaya bidang Hukum dan Pemerintahan. Anggota yang disiapkan untuk menjabat sebagai Ketua Komisi A, salah satunya adalah Herlina Harsono Nyoto.

Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Fraksi Demokrat, Ratih Retnowati menyatakan, upaya yang tengah dilakukan untuk merebut posisi tersebut, yaitu dengan me-lobby 4 fraksi yang memiliki suara terbanyak.

“Saya memang sedang memperjuangkan keinginan fraksi untuk bisa merebut ketua komisi A, karena yang paling berpeluang. Untuk komisi lainnya, cukup Wakil saja,” ucapnya. (18/9/2014)

Ia menambahkan, Herlina memang masuk dalam daftar calon ketua Komisi A yang direkom oleh fraksi, namun anggota dewan incumbent tersebut bukan kandidat satu-satunya yang mempunyai peluang besar.

“Semua anggota punya kesempatan, terutama anggota incumbent seperti M. Mahmud, Herlina dan Junaidi. Tapi kalo saya hanya memperjuangkan satu orang saja, hal itu tidak-lah benar, Semuanya tergantung dari individu calon dalam berkomunikasi dengan anggota dewan lainnya,”tegasnya.

Berbeda dengan Fraksi PDIP yang mengincar posisi Ketua Komisi C DPRD Surabaya bidang fisik pembangunan.

Saifudin Zuhri Anggota Fraksi PDIP menyatakan, fraksinya menghendaki agar posisi Ketua Komisi C DPRD Surabaya, harus dapat direbut.

“Ketua Komisi C harus diraih. Sedang untuk komisi dan alat kelengkapan dewan lainnya, bisa di tolerir,” jelas Ipuk panggilan akrabnya.

Anggota incumbent yang mendapat mandat duduk menjadi Ketua Komisi C ini, menjelaskan, mekanisme perebutan ketua komisi dan alat kelengkapan dewan, bisa dilakukan dengan cara vooting atau musyawarah antar anggota komisi dari masing-masing fraksi. Hal ini juga tertuang dalam Tata tertib dewan(Tatib) yang kini masih dalam proses pembahasan.

“Aturannya memang begitu. Tapi kalo melalui pemilihan, PDIP memang mempunyai peluang besar untuk menyabet semua Ketua Komisi dan Kelengkapan dewan, karena memiliki anggota paling banyak,”pungkasnya.

Informasi di internal DPRD Surabaya menyebutkan, komposisi Ketua Komisi dan alat kelengkapan dewan memang tergantung dari partai pemenang pemilu untuk mengaturnya. Kabar yang beredar, PDIP yang memiliki 15 anggota, mempunyai kuasa penuh dalam memilih posisi pimpinan komisi dan kelengkapan lainnya yang dikehendaki.

Bukan hanya ketua Komisi C, posisi ketua Komisi A dan D juga di incar oleh Fraksi PDIP. Berdasarkan sumber yang tak mau disebutkan namanya, Internal Fraksi PDIP telah memberikan mandat Tri Didik Adiono untuk duduk sebagai Ketua Komisi A dan Dyah Katarina di posisi Ketua Komisi D, Selain Saifudin Zuhri yang diberi mandat merebut posisi Ketua Komisi C DPRD Surabaya.

Informasi lain, FPDIP juga telah melakukan deal dengan dua fraksi, untuk memberikan posisi Ketua Komisi B, Ketua Badan Kehormatan(BK), dan Ketua Badan Legeslatif(Banleg) DPRD Surabaya.(r7)