Desak Ketua Dewan Segera Gelar PAW Camelia Habibah

Tidak ada komentar 176 views

Surabaya,(DOC) – Pernyataan tegas disampaikan Wakil Sekretaris DPC Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) Kota Surabaya, Junaedi, terkait lamanya proses pargantian antar Waktu (PAW) yang mereka ajukan. Junaedi berharap, agar fraksi yang ada di DPRD Surabaya PAW tidak menghambat proses tersebut.
“Ini kan rumah tangga PKNU sendiri. Jadi, teman-teman fraksi yang lain jangan ikut campur masalah PAW ini,” ujar Junaedi, Senin (2/12/2013) kemarin.
Junaedi menegaskan, partainya memiliki alasan yang cukup kuat melakukan PAW terhadap Camelia Habibah. Menurutnya, selama menjadi anggota legislatif, salah satu anggota Komisi B (perekonomian dan keuangan) tersebut, tidak memberikan konstribusi apapun kepada partai.
“Mereka (fraksi di DPRD, red) tidak tahu Habibah itu seperti apa. Karena yang tahu itu kita,” tegasnya.
Di hadapan para wartawan Junaedi mengaku, bahwa kedatanganya kali ini untuk menemui ketua Fraksi gabungan (apkindo) Eddy Rusianto. Salah satu agendanya adalah menanyakan kelanjutan proses PAW yang terkesan diam di tempat.
Tidak hanya itu, pria berkaca mata ini juga membantah bahwa ada kekurangan berkas bagi calon yang bakal ditunjuk menggantikan posisi Camelia Habibah. Sebab ketika dia mengkroscek kekurangan itu ke Kabag Hukum dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Surabaya Emanuel Playtuka, ternyata kabar tersebut tidak benar.
“Kata pak Eman semua datanya sudah lengkap,” cetusnya.
Meski demikian, ia mengungkapkan ada empat berkas yang harus diperbarui, misalnya surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), pernyataan dari pengadilan bahwa pengganti yang diajukan tidak sedang menjalani hukuman, legalisir KTP serta surat keterangan jasmani dan rohani dari pihak rumah sakit.
“Tapi, pada hari Senin 25 Nopember, semuanya kekurangan berkasnya sudah kita lengkapi. Makanya, kita meminta proses PAW ini segera dipercepat. Karena berkas-berkas yang dibutuhkan semunya sudah kita penuhi,” terang Junaedi.
Ketua fraksi gabungan (Apkindo) DPRD Surabaya, Eddy Rusianto mengaku siap mendukung proses pergantian antar waktu yang saat ini sedang berjalan. Menurutnya, tidak ada alasan bagi dirinya untuk menghambat proses PAW yang saat ini sedang diajukan PKNU.
“Saya pastikan saya siap mendukung. Dari awal kita juga mendukung kok,” kata Eddy Rusianto.
Terpisah, Wakil ketua Fraksi Apkindo Sudirjo menilai, kunci utama dalam proses PAW yang diajukan PKNU berada di tangan ketua DPRD Surabaya, Mochammad Machmud. Sebab secara aturan, surat yang dikirimkan langsung ditujukan kepada ketua dewan.
“Fraksi sekarang sudah mengirimkan surat. Kalau sekarang yang diminta harus ada tanda tangan dari sekretaris itu kan aneh. Wong sekretarisnya Fraksi Apkindo itu yang mau di PAW sendiri,” ungkap Sudirjo.
Oleh karena itu, ia mengaku heran jika fraksi Apkindo yang kemudian dijadikan sasaran dalam PAW ini. Menurut Sudirjo, begitu fraksi sudah mengirimkan surat maka tugas Apkindo sudah selesai.
“Yang perlu dicatat, kita ini fraksi gabungan bukan seperti fraksi lainya yang utuh jadi satu. Laly buat apa kita menghambat, kan itu bukan urusan internal partai saya. Sekarang terserah ketua, mau digoreng atau direbus itu adalah hak ketua DPRD,” kelakar legislator asal Partai Amanat Nasional (PAN) itu.(k1/r7)