Dewan Bakal Tolak Anggaran Jalur Sepeda

Tidak ada komentar 184 views

Surabaya, (DOC) – Pelaksanaan proyek pembangunan jalur khusus sepeda di sejumlah ruas jalan di Surabaya, kemungkinan  bakal sulit dilanjutkan. Hal ini setelah ada nada keberatan yang muncul dari kalangan DPRD Surabaya atas proyek jalur sepeda ini.

Kalangan dewan menilai, jalur khusus sepeda tak berjalan efektif. Selain itu sarana dan prasarana penunjang masih belum tersedia, seperti tempat parkir sepeda atau pengadaan transportasi umum yang lebih baik sehingga masyarakat tak lagi condong ke kendaraan pribadi.

Reni Astuti anggota Komisi C DPRD Surabaya, menyatakan bakal mempertimbangkan untuk tidak menyetujui pengajuan anggaran untuk pembangunan jalur sepeda pada tahun depan. Jika  tidak ada evaluasi dan perencanaan yang lebih baik, dewan akan sulit menyetujuinya.

Tidak cukup hanya pengadaan fisik jalur sepeda tapi lebih penting menurut Reni, menyangkut aspek pendukung. Seperti area parkir sampai pemanfaatan transportasi umum harus digalakkan.

“Jalur sepeda itu kegiatan yang direncanakan dan telah dilaksanakan terserap anggaran Rp1 miliar, tapi pemanfaatannya terlihat sia-sia. Membangun jalur sepeda tidak cukup fisik tapi juga memberikan support untuk pengadaan area parkir dan transportasi umum yang lebih baik,” ujar Reni.

Lebih lanjut Reni menyatakan, saat ini pemanfaatan jalur sepeda masih jauh dari harapan. Ironinya jalur itu akhirnya hanya terkesan sebagai simbol atau tanda saja.

Dari pengamatan d-onenews, memang penggunaan jalur sepeda relatif tidak seperti layaknya jalur khusus sepeda . Terutama di jam-jam sibuk seperti di depan pasar Keputran di Jl Basuki Rachmat, ketika sore hari praktis lajur sepeda itu termakan oleh padatnya arus kendaraan yang melintas disana. Ironinya pengguna sepeda sendiri justru mengalah naik ke trotoar ketika lajur mereka digunakan oleh kendaraan lainnya. (K5/R4)