Dewan ‘Coba’ Main Mata Dengan Pengusaha Pasar Modern

Surabaya,(DOC) – Ditengah pembahasan penataan ritel modern ada hembusan angin tak sedap di mata para jurnalist yang biasa meliput di gedung DPRD Kota Surabaya. Agenda hearing Komisi B DPRD Kota Surabaya dengan pengelola ritel (pasar) modern pada rabu (28/05/14) Pk.10.00 wib terlihat berlangsung sangat cepat, bahkan tak nampak jika di ruangan Komisi B telah terjadi hearing.
Saat d-onenews.com dan beberapa wartawan yang mengecek apa sudah mulai rapat hearing tersebut, sejauh mata memandang tak nampak kegiatan rapat dengar pendapat antara Komisi B dengan sejumlah pengelola pasar modern. Yang ada malah sejumlah perwakilan pengelola pasar modern duduk duduk di kursi di depan ruangan Komisi B DPRD Kota Surabaya, pada pukul 10.15 wib.
Sejumlah wartawan yang melihat di depang ruangan Komisi B hanya berpikir, mungkin rapat dengar pendapat belum di mulai. Seorang perempuan muda yang juga Salah satu staf Komisi B mencoba memberi tahu jika hearing belum di mulai. Karena staf Komisi B sudah memberi tahu bahwa hearing dengan pasar modern belum dimulai, akhirnya sejumlah wartawan kembali turun ke lantai satu gedung dewan tersebut.
Sekitar 30 menit lalu, tepatnya pada pukuk 10.30 wib wartawan kembali ke lantai dua ke ruangan Komisi B untuk melihat apa rapat sudah mulai. Betapa kagetnya saat wartawan bertanya kepada Heni (Staff komisi B) ko belum juga dimulai, ternyata di jawab, bahwa rapat sudah selesai. Aneh bin ajaib, anggota dewan yang biasanya molor jika menggelar rapat, ketika agenda hearing membahas penataan pasar modern justru rapat seperti kilat, tak terlihat tak terdengar rapat sudah selesai. Alhasil, wartawan yang sebenarnya ingin mencari informasi soal hasil hearing mendapatkan informasi yang nilih. Anggota Komisi B juga ikut menghilang tidak ada di ruangan, yang ada hanya beberapa staf Komisi B yang sedang merapikan berkas berkas seperti habis dilakukannya rapat di dalam ruangan tersebut.
Nampaknya anggota dewan mulai bermain main dengan persoalan pasar modern, pembahasan penataan pasar modern seharusnya menjadi agenda penting yang harus dibahas, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Pasalnya, dengan penataan pasar modern para pedagang di pasar tradisional menemukan kepastian usaha, agar tidak tergerus oleh keberadaan pasar modern yang kini sudah menjamur bak musim hujan. (tr/r7)