Dewan Dukung BBG di Area Pelabuhan Teluk Lamong

Tidak ada komentar 127 views

Surabaya,(DOC) – Pelabuhan Teluk Lamong yang kini tengah di garap oleh PT Pelindo III Surabaya akan memberlakukan standar international bagi kendaraan pengangkut barang. Jika beroperasi nanti, seluruh kendaraan yang masuk ke pelabuhan tersebut, harus menggunakan bahan bakar gas(BBG), guna menjaga kwalitas udara disekitar pelabuhan agar terbebas dari polusi.

Rencana yang disampaikan oleh Pelindo, saat hearing di komisi C DPRD Surabaya beberapa waktu lalu, memicu reaksi bagi anggota Dewan untuk mendukungnya.
Agus Sudarsono anggota komisi C DPRD Surabaya menyatakan, langkah bagus bagi Pelindo yang mengharuskan penggunaan BBG bagi kendaraan yang masuk ke Pelabuhan Teluk Lamong. Namun masalahnya infrastuktur BBG yang harus di pikirkan. “Penyediaan stasiun pengisian bahan bakar gas(SPBG) bagi kendaraan umum, yang hampir tidak ada di Surabaya”, kata Kader Golkar ini, saat ditemui diruangannya, Rabu(9/10/2013).

Menurut Agus, sebelum mengoperasionalkan Pelabuhan Teluk Lamong, sebaiknya pihak Pelindo berkoordinasi terlebih dahulu dengan PT Pertamina sebagai operator penyedia BBG. “Harus ada kepastian dari PT Pertamina untuk penyediaan sarana dan pra sarananya seperti SPBG. Jangan sampai, saat kebijakan itu diterapkan, stock BBG langka,”imbuhnya.

Memang PT Pelindo berencana melakukan uji coba pada bulan Mei 2014 mendatang dan seluruh kendaraan yang beroperasi disana termasuk crane alat pemindah peti kemas ke kapal, semuanya berbahan bakar gas.

Ia menambahkan, Untuk sementara, kendaraan yang akan masuk ke Pelabuhan saat uji coba, diwajibkan berhenti didepan kantor direksi kid proyek pembangunan pelabuhan Teluk Lamong, kecuali yang berbahan bakar gas. ”Ini diberlakukan pada semua kendaraan termasuk truck trailer pengakut barang. Saya berharap usai uji coba nanti, BBG sudah mudah didapat dan SPBG sudah banyak berdiri,” cetusnya.(r7)