Dewan Jatim Jemput Jenazah TKI Asal Jember

Tidak ada komentar 50 views

 

Surabaya (DOC) – Anggota DPRD Jawa Timur, Mochamad Eksan menunjukkan empatinya terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Jember yang tewas karena kecelakaan kerja di Malaysia. Tak hanya itu, anggota Komisi E ini juga berinisiatif menjemput kedatangan jenazah Ahri Arli di terminal cargo Bandara Juanda, Surabaya, pada Senin (12/3/2018) malam.

Anggota parlemen asal Fraksi NasDldem ini mengaku prihatin dengan nasib naas yang menimpa warga Desa Sumberwaru, Kecamatan Sukowono, Jember tersebut. Karena itu, untuk meringankan beban keluarga, dirinya membantu mengurus pemulangan jenazah dari terminal cargo bandara hingga ke rumah duka.

“Alhamdulillah, proses pemulangan jenazah berjalan lancar, jenazah sudah dibawa dengan ambulance sehingga bisa segera dimakamkan di kampung halaman,” terang Eksan, Selasa (13/3/2018).

Anggota Dewan asal daerah pemilihan Jember dan Lumajang ini berterima kasih kepada Kades Sumberwaru, DidiknWahyudi yang menginformasikan tentang musibah yang menimpa warganya. Eksan yang sekaligus diminta tolong untuk mempermudah proses pemulangan jenazah pun langsung menyanggupi permintaan kepala desa tersebut.

Menurut Wakil Sekretaris PCNU Jember ini, sudah menjadi kewajiban sebagai sesama manusia untuk saling bantu-membantu. Terlebih, almarhum dan keluarga adalah warga Jember yang merupakan konstituennya. Beruntung, sebagai anggota Komisi E dirinya punya koneksi dengan UPT Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan TKI (P3TKI) Jatim sehingga memudahkan koordinasi.

“Saya juga mengapresiasi Pak Rianto, Kasie Perlindungan P3TKI yang secara cepat mengurus pemulangan jenazah.  Ketika saya datang, Mas Eko staf P3TKI juga sudah ada di terminal cargo. Ini menandakan fungsi koordinasi berjalan dengan baik,” beber Eksan.

Sekadar diketahui, Ahri Arli yang menjadi TKI di Pahang, Malaysia mengalami kecelakaan kerja. Nyawa warga Jember kelahiran 1978 itu tak dapat diselamatkan setelah tersetrum aliran listrik di kolam udang tempatnya bekerja selama ini. (bah)