Dewan Pengawas Usulkan Pencopotan Dirut PDAM

Tidak ada komentar 142 views

Surabaya,(DOC) – Kali ini giliran Dewan Pengawas PDAM kota Surabaya yang menginginkan Direktur Utama(Dirut) PDAM kota Surabaya, Ashari Mardiono dicopot dari jabatannya karena buruknya pelayanan.
Secara diam-diam surat usulan pemecatan tersebut, telah dilayangkan ke Walikota Surabaya pada 24 Maret 2014 lalu.
Ketua Dewas Arifin Hamid mengatakan bahwa pihaknya sudah beberapa kali mengingatkan secara lisan, bahkan juga telah dilayangkan surat peringatn kedua terkait sikap dan keangkuhan Ashari terkait buruknya pelayanan kepada pelanggan.

“Sudah beberapa kali kami menegur secara lisan bahkan sudah kami tindak lanjuti dengan teguran resmi, tapi tetap saja tidak ada perubahan sikap, sebenarnya banyak hal, tetapi intinya kami lebih kepada persoalan buruknya pelayanan di beberapa bulan terakhir yang kami anggap tidak professional,” ucap Arifin Hamid

Arifin Hamid menyadari bahwa BUMD memang dibenarkan untuk mendapat keuntungan, namun sebagai perusahaan air minum yang menyangkut kepentingan primer masyakat kora Surabaya tetap harus mendahulukan perbaikan pelayanan.

“Sebagai BUMD memang diharapkan dan diperbolehkan mendapatkan keuntungan, tetapi itu bukan menjadi tujuan utama, kami melihat jika Dirut sekarang ini tidak punya visi dan missi yang baik untuk masa depan PDAM, sifat angkuhnya juga membuat situasi di lingkungan PDAM sekarang tidak kondusif, banyak staf yang mengeluh karena sekarang banyak sekali larangangnya,” tandasnya.

Dewan Pengawas juga menilai bahwa sosok Ashari sebagai Dirut PDAM ternyata dianggap tidak mempunyai kemampuan leadership sehingga tidak ada jalan lain kecuali harus dicopot yang kemudian diganti dengan sosok yang lebih tepat.

“kami menilai Ashari tidak mempunyai kemampuan leadership dan tidak mampu mengatasi masalah yang timbul di intern PDAM dan masyarakat pelanggannya, terkait laporan pertanggungan jawab juga tidak transparan, ini berbahaya buat PDAM kedepan, makanya kami mengusulkan kepada Walikota untuk mencopot dari jabatannya,” tukasnya.

Diatnya soal sampai kapan Dewas akan menunggu tanggapan dari Walikota terkait usulan pemecatan Dirut PDAM, Ashari mengatakan bahwa harusnya ada batas waktu dan hal itu dimasukkan dalam aturan perda.

“kami berharap agar tim pansus Raperda PDAM memasukkan pasal yang memuat soal batas waktu ususlan atau teguran surat yang masuk ke PDAM atau Walikota, agar ada kepastian hukum, karena jika tidak, kami hanya bisa menunggu reaksi Walikota,”urainya. (sp/r7)