Dewan Perempuan Potong Dana Hibah Dari Program Jasmas

Tidak ada komentar 242 views

Surabaya,(DOC) – Sejumlah bantuan dana hibah hasil Jaring asmara(Jasmas), ditengarai bisa menjadi alat untuk mengeruk keuntungan pribadi bagi anggota legeslative yang kini masih menjabat.

Modus yang mudah dilakukan yaitu dengan meminta prosentase dana hibah yang diterima kelompok masyarakat, dari pengajuan proposal ke Pemkot melalui jatah dana Jasmas.

Tengara tersebut menimpa salah satu PAUD di kawasan kelurahan Medokan Semampir, yang terpaksa menyerahkan 17 persen dana hibahnya kepada anggota legislative DPRD Surabaya.

Berdasarkan pernyataan salah satu bunda PAUD, yang enggan menyebut namanya, bahwa saat proposal permintaan dana hibah itu diserahkan ke Pemkot, melalui salah satu anggota legislative, potongan 17 persen tersebut, harus disepakati terlebih dahulu.

“Karena kita tidak pernah mendapatkan kesempatan dana hibah, maka kami pikir kesepakatan tersebut memang wajar. Bagi kami yang penting sekolah mendapat bantuan dari Pemkot untuk pengembangannnya,” terang Wanita yang sudah lima tahun mengelola PAUD di RWnya.

Ia menjelaskan, proposal tersebut disampaikan setahun lalu kepada salah satu anggita dewan yang kini masih menjabat. Namun jawaban pemkot baru tahun 2013 ini.
”Besarannya kami belum tahu tapi sekitar 10 juta lebih mengingat permintaan lap top juga disetujui,” terangnya.

Sebulan sebelum masa pencairan dana hibah, anggota DPRD Surabaya tersebut, meminta prosentase potongan itu, untuk mengurus administrasi pencairan. Hal ini jelas membuat beban dirinya, untuk mempertanggung jawabakan ke yayasan PAUD atas potongan dana hibah sebesar 17 persen tersebut.

“Untuk yang ini kami berkeberatan sebab pertanggungjawabnnya tidak ada, namun setelah beberapa kali negosiasi kami dibebaskan,” terangnya.

Memang di lembaga legeslative Surabaya periode 2009-2014, terdapat sejumlah nama anggota DPRD yang mempunyai jenis kelamin perempuan. Namun hingga kini seluruh anggota DPRD Perempuan, belum berkomentar atas kasus yang menimpa Yayasan PAUD ini.(R7)