Di Puskesmas Menur Pumpungan, BPJS Tak Dilayani Sore Hari

Surabaya, (DOC) – Warga di lingkungan Puskesmas Menur Pumpungan mengeluhkan pelayanan di tempat itu. Saat warga sakit dan mendaftar pagi hari akan dikenakan karcis sebesar Rp5.000, sementara jika mendaftar atau berobat sore hari akan dikenai tarif Rp10 ribu.
Surip salah satu warga yang mengantar anaknya berobat ke tempat itu, sempat terkejut dengan perbedaan harga karcis pagi dan sore hari itu. Bahkan saat dirinya menanyakan kepada petugas pendaftaran di Puskesmas Menur Pumpungan, petugas menjawab jika itu perintah dari kepala puskesmas setempat.
“Kalau masalah pelayanan, kenapa harus ada perbedaan pagi dan sore hari. Padahal namanya pelayanan itu tak ada bedanya,” sesal Surip.
Yang menarik, perbedaan harga karcis di Puskesmas Menur Pumpungan itu tergantung dengan jasa pelayanannya. Maksudnya, perbedaan harga itu karena saat pagi hari banyak orang menggunakan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, makanya dikenakan tarif lebih murah. Sementara untuk sore hari, puskesmas itu tak menerima pasien dengan kartu BPJS alias pelayanan kesehatan untuk pasien umum, makanya dikenakan tarif lebih mahal.
“Saat itu, selain saya yang berobat sore hari, ada pasien lain yang menggunakan BPJS saat itu. Warga itu pun ditolak dan diminta kembali besok pagi jika menggunakan BPJS. Namanya orang sakit kan tak bisa ditebak. Apakah orang sakit dengan BPJS harus selalu pagi hari, tidak boleh sore hari? Sangat aneh pelayanan di tempat ini,” keluh Surip.
Hal itu sama saja menyalahi regulasi tentang pelayanan kesehatan. Di Puskesmas Menur Pumpungan sudah mengatur kalau pasien sakit menggunakan BPJS, dilarang sore hari, harus berobat pagi hari. Padahal dasar BPJS itu, pemilik kartunya harus melalui pelayanan dasar (Puskesmas) lebih dahulu sebelum mendapat perawatan di Rumah Sakit. Tentu saja jika sakitnya diatur, maka program BPJS itu tak berjalan dengan baik.
Di puskesmas itu, Pasien BPJS rupanya harus sabar kalau sakit, tak boleh sore hari? Petugas yang sama juga menjelaskan, pengaturan pelayanan untuk BPJS ini juga diatur kepala puskesmas setempat. (co/r4)