Diabetes Aman Berbuka Dengan Kurma

Tidak ada komentar 202 views

Surabaya, (DOC) – Salah satu yang dianjurkan untuk berbuka puasa di bulan Ramadhan adalah makan kurma. Buah ini rasanya manis dan memiliki kandungan gula sederhana. Walhasil gula tersebut dicerna dan diubah menjadi energi. Tubuh pun kembali lebih berstamina. Hanya saja, bagaimana jika penderita diabetes juga ikut makan kurma yang kadar gulanya tinggi?
Menurut penuturan Prof. Dr. dr. Pradana Soewondo, SpPD-KEMD, Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, pasien diabetes masih boleh untuk mengonsumsi buah ini saat berbuka. Namun dengan catatan, dia mesti memerhatikan asupan makanan lainnya setelah itu.
Pasalnya, sekalipun kandungan gulanya terbilang alami, tapi masih berpeluang dalam meningkatkan gula darah. Sehingga, agar tidak terjadi lonjakan gula darah berlebihan ada baiknya penderita diabetes mampu mengontrol nafsu makannya jika memutuskan berbuka dengan kurma.
“Kalau mau makan kurma, nggak usah makan takjil seperti kolak. Sebaliknya, kalau makan takjil, jangan makan kurma,” kata dr. Pradana, seperti dikutip dari laman Liputan6.
Selama menjalankan ibadah puasa, sebaiknya penderita diabetes lebih sering mengecek kadar gula darah. Pengecekan dapat dilakukan pada saat sebelum sahur, sebelum berbuka, dan setelah berbuka. Ini semua perlu dilakukan agar penderita sadar diri untuk bisa melakukan kontrol terhadap makanan dan minuman yang masuk ke tubuh. (sdm/r4)