Dianggap Mbalelo, Masduki Toha Diancam PAW

Tidak ada komentar 132 views

Surabaya,(DOC) – Sikap ngotot Masduki Toha, yang tetap meminta agar proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Musyafak Rouf, melalui fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sepertinya harus dibayar mahal. Akibat dinilai menghambat proses PAW, Masduki Toha diancam akan di PAW DPC PKB Surabaya.
Ketua DPC PKB Surabaya, Syamsul Arifin mengungkapkan, pihaknya sangat menyayangkan sikap Masduki Toha dalam forum rapat badan musyawarah (Banmus) yang digelar pada Senin (10/6).
“Kalau Masduki Toha tetap ngotot, dan masih meminta surat pengajuan Musyafak harus dilewatkan fraksi, maka kami bisa memPAW dia (Masduki Toha, red). Karena memang dia sudah tidak bisa diatur,” tegas Syamsul Arifin.
Syamsul Arifin menegaskan, dalam tata tertib (tatib) DPRD Surabaya, untuk proses pergantian antar waktu memang tidak aturan yang menyebutkan harus melalui fraksi terlebih dahulu. Meskipun, fraksi merupakan representasi dari tangan partai.
“Karena aturannya seperti itu, ya surat yang kita kirimkan langsung kami tujukan ke pimpinan DPRD Surabaya,” tegasnya.
Sementara itu, berdasarkan sumber dari sejumlah anggota banmus, sempat terjadi berdebatan panjang antara Ketua FPKB KH. Na’im Ridwan dengan Masduki Toha, soal perlu tidaknya fraksi PKB dilibatkan dalam PAW Musyafak Rouf.
Masduki bersikukuh, bahwa surat DPC PKB Surabaya tidak melalui mekanisme yang benar lantaran tidak melewati fraksi. Namun, pandapat tersebut langsung dibantah oleh Na’im Ridwan. Kendati demikian, dalam hasil rapat badan musyawarah diputuskan bahwa PAW Musyafak Rouf, harus melalui FPKB.
“Saya menilai ada upaya untuk menghambat proses PAW,” ujar Syamsul.
Bahkan Syamsul juga mengaku heran dengan sikap yang ditunjukan Anggota Komisi D tersebut, yang memantik reaksi dari Ketua FPKB. “Saya mempertanyakan sikap Masduki Toha yang berbeda pendapat dengan Gus Na’im, dalam Banmus. bahkan dalam rapat koordinasi yng kita gelar beberap hari yang lalu, Masduki juga tidak nongol,” heran pria yang menggantikan posisi Lukmanul Hakim ini.
Oleh kerana itu, dalam waktu dekat ini pihaknya berencana memberikan peringatan terhadap Masduki, yang terkesan mengabaikan kepentingan partai. Sebab jika yang bersangkutan berbicara atas nama partai, tentu Masduki Toha akan taat dan patuh terhadap kebijakan partai.
“Jika peringatan itu diabaikan, maka tidak menutup kemungkinan kita melakukan PAW. sikap ini kita amsil demi kebaikan PKB,” tandasnya.
Menyikapi ancaman yang diberikan Ketua DPC PKB, Wakil Ketua FPKB Masduki Toha mengaku akan menerima dan menghormati segala keputusan partai. Meski demikian, dirinya berharap diberika kesempatan untuk melakukan tabayun atau klarifikasi. “Saya perlu melakukan klarifikasi. tapi apapun keputusan partai itu, saya akan tetap menghormatinya,” tegas Masduki Toha.
Masduki menegaskan, sebenarnya sikap yang ia tujukan dalam forum rapat banmus juga demi kepentingan PKB. sebab dirinya tidak mengtinginkan ada polemik di belakang hari dalam rencana PAW Musyafak Rouf.
“Saya takutnya, ketika tidak melalaui mekanisme yang benar nanti ujung-ujungnya timbul gugatan. makanya, saya minta dilaksanakan seperti halnya dalam proses PAW Alm Rizky Dharma Putra,” jelasnya.
Sebab berdasarkan pengalaman PAW legislator asal PDIP Rizky Dharma Putra, mekanisma yang dilalui adalah melewati FPDIP. “begitu juga dalam Parta Demokrat (PD), PAW yang dilakukan juga melibatkan fraksi,” pungkasnya. (k1/r4)