Diduga Mobdin di Pakai Kampanye Anggota Dewan

Tidak ada komentar 241 views

Surabaya,(DOC) – Menyebarnya informasi soal mobil dinas milik salah satu anggota DPRD Surabaya yang telah menjabat 3 periode, Ir. Armudji, yang digunakan untuk kepentingan kampanye politik pada pemilu legeslatif 2014 mendatang, kini mulai terungkap.

Dengan sengaja, salah satu anggota dewan yang pernah menjabat sebagai ketua dewan dan ketua komisi tersebut, menggunakan kendaraan milik negara itu, untuk branding pencalegannya. Bahkan isu yang berkembang dilingkungan DPRD Surabaya, mobil dinas itu juga sudah berubah platnya, menjadi hitam.

Nomor Polisi Mobil dinas yang kini berplat hitam yang dipakai tersebut, ditengarai juga palsu dengan nomer polisi siluman yaitu L-1-GA.

Sebelum digunakan untuk branding partai, mobil dinas jenis station Isuzu Phanter, sempat dipakai branding juga salah satu merek sepeda ternama. Lantaran yang mendapat jatah mobil dinas tersebut gemar bersepeda.

Memang, saat Armudji menjabat sebagai Ketua Komisi C periode 2004-2009, Anggota dewan yang suka bermain tenis ini, mendapat jatah Isuzu Panther hitam. Sementara untuk jatah anggota dewan saat ini adalah Kijang Inova.

Mobil dinas milik Armuji yang sudah dibranding partai ini, Minggu,(27/10/2013) kemarin, kepergok oleh salah satu awak media berkeliaran di Jombang Jawa Tiimur. Si pengendara mobil itu tidak diketahui karena tertutupi oleh stiker branding Armudji yang maju caleg PDIP dapil 4 DPRD Surabaya.

Saat dikonfirmasi, Armudji langsung membantah jika kendaraan itu adalah kendaraan dinas dewan. Menurut Sekertaris DPC PDIP Surabaya ini, kendaraan branding yang di temui berkeliaran di Jombang Jawa Timur itu, adalah kendaraan pribadinya, yaitu Panther hitam.
Bahkan, kendaraan branding kampanye bukan hanya itu saja, melainkan ada 3 lagi kendaraan pribadinya yang ditempeli gambarnya dan Partai pengusungnya, yaitu Peugeot, Avansa dan Nisan Grand.

“Saya dulu saat jadi ketua Komisi C memang mendapat jatah mobil dinas Panther hitam, tapi kini sudah saya kembalikan. Saat ini yang saya pakai kendaraan bekas saya jadi pimpinan dewan, dulu, yakni sedan Honda Accord hitam tahun 2001. Kalau yang Panther hitam itu jatahnya ketua-ketua komisi, fraksi, Banleg. Bahkan ada juga ketua komisi lain yang menggunakan sedan Altis terbaru. Kalau sekarang di rumah saya ada Panther, berarti masih plat merah,” tandas Armudji, Senin(28/10/2013).

Ditanya soal Nopol plat L-1-GA, Armudji tidak mengelaknya, bahkan Ia mengaku iseng untuk mengarang nomor polisi. Dijelaskannya, Angka 1 itu sesuai dengan nomor urut pencalegannya di daerah pemilihan Surabaya 4.

“Saya hanya iseng membuat plat tersebut, karena sesuai dengan nomor urut calegku. Kemarin mobil itu memang saya bawa ke rumah sejawat di Nganjuk lewat Jombang dan kena macet. Itu mobil plat hitam dan milik saya pribadi,” tegas Armudji.(r4/r7)