Dinas Pendidikan Siap Laksanakan Unas

Tidak ada komentar 164 views

Surabaya,(DOC) – Persiapan serius ditunjukkan Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya, menyambut pelaksanaan ujian nasional (Unas) yang tinggal beberapa pekan lagi. Salah satunya dengan mempersiapkan calon peserta ujian nasional yang sesuai jadwal yang akan dimulai pada tanggal 14 April 2014 lalu.
Kepala Dinas pendidikan kota Surabaya, M. Ikhsan menyatakan, terkait pelaksanaan Unas pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Mulai dari Dinas Pendidikan Jatim, pihak sekolah hingga Polrestabes.
“Kita sengaja melibatkan Polrestabes untuk menjaga selama ujian berlangsung, serta menjaga keamanan soal yang akan diujikan,” terang Ikhsan, Rabu (19/3/2014) kemarin.
Sementara untuk persiapan calon peserta Unas, Ikhsan mengaku Dinas pendidikan bersama pihak sekolah telah berusaha secara maksimal menyiapkan dari segi akademik. Tidak kalah penting, Dindik melalui sekolah masing-masing juga terus menghimbau kepada wali murid untuk memantau para siswa.
“Dari segi akademik, para siswa sudah kita siapkan semaksimal mungkin. Sekarang para siswa itu gimana. Harapan kita untuk tahun ini, angka kelulusan dibandingkan tahun kemarin,” harapnya.
Selain persiapan secara akademik, persiapan mental atau psikologis calon peserta ujian nasional juga mendapatkan perhatian serius dari Dinas Pendidikan. Terutama untuk mengantisipasi adanya selebaran lembar jawaban yang biasanya terjadi sesaat sebelum Unas berlangsung.
“Makanya, kita mempersiapkan mereka (peserta Unas) secara menyeluruh,” tandas Ikhsan.
Sementara untuk siswa hamil, lanjutnya, sebenarnya masalah yang dihadapi bukan boleh atau tridak boleh dalam mengikuti ujian nasioanal. Tapi bagaimana menyiapkan mereka untuk proses kalahiran. Makanya dinadik sengaja membentuk tima yang terdiri dari bidan, ahli gizi dan psikolog.
Menurutnya, dari hasil pendampingan setelah proses melahirkan mereka bakal diikutkan ujian kejar paket B atau C yang rencananya diadakan pada bulan Agustus. Bahkan, ujian tersebut juga diikuti para siswa home scholling serta sejumlah sekolah internasional di Surabaya.
“Jadi jangan dianggap remeh ujian kejar paket ini,” tukasnya.
Sedangkan untuk kualitas ijazah yang dihasilkan, mantan kepala Kepala Bapemas KB ini memastikan, kualitasnya sama. Sehingga iajazah kejar paket dapat digunakan untuk melamar kerja serta melanjutkan kuliah bagi siswa yang telah lulus SMA.
“Bedanya, jika ijazaha biasa diatandaanagi oleh kapala masing-masing kepa sekolah. Sedangkan ijazah paket B atau C ditandatangai langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan,” terang Ikhsan.
Terpisa, anggota Komisi D (pendidikan dan kesra) DPRD Surabaya, Masduki Toha Dindik tidak main-main dalam mempersiapkan Unas mendatang. Salah satunya mengantisipasi adanya kebocoran soal.
Tidak hanya itu, politisi yang dikenal vokal ini juga meminta calon peserta unas dipersiapkan dengan sebaik mungkin. Sehingga pesrta ujian dapat enjoy dalam mengerjakan setiap lembar soal yang diberikan.
“Kalau untuk siswa hamil, saya berharap tahun ini tidak ada,” kata Masduki Toha.
Seandainya ada, ia berharap dinas pendidikan mampu memberikan jalan keluar yang terbaik bagi mereka. Sebab untuk masalah siswa hamil, tidak sepenuhnya kesalahan ada pada siswa tersebut.
“Kalau ada siswa hami, apapun alasanya mereka harus tetap diikutkan Unas. Entah itu lewat paket B atau C. Yang penting mereka harus tetap ikut ujian,” pungkasnya.(k1/r7)