Dinas Pertanian Surabaya Periksa Hewan Kurban

Tidak ada komentar 188 views

Surabaya (DOC) -Menjelang Hari Raya idul Adha, Dinas Pertanian Kota Surabaya mulai mengantisipasi masuknya hewan kurban berpenyakit dijual di Surabaya.

Kepala Dinas Pertanian Surabaya, Syamsul Arifin mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia, dan Fakultas Kedokteran Hewan beberapa universitas di Surabaya akan melakukan pemeriksaan hewan kurban mulai H-7 hingga H+3 .

Sedikitnya 100 petugas akan dikerahkan untuk memeriksa hewan kurban yang dijual di 400 lokasi .  Penyakit hewan yang diwaspadai masuk ke Surabaya adalah Anthrax.

Untuk mengantisipasi penyakit menular tersebut , dalam pemeriksaan pihaknya terlebih dahulu meminta surat keterangan kesehatan hewan dari daerah asal. jika penjual tidak bisa menunjukkan, akan dikembalikan ke daerah asal.”

Yang berbahaya dan perlu diwaspadai penyakit Anthrax. Untuk itu kita tidak menerima hewan dari Jawa tengah dan NTT, karena dua daerah tersebut belum bebas Anthrax. Dalam setiap pemeriksaan kita minta Surat Keterangan kesehatan hewan dari daerah asal, jika tidak bisa menunjukkan kita kembalikan” ujarnya, Selasa (16/10).

Syamsul Arifin menambahkan, selain melakukan tindakan antisipatif, pihaknya juga memberikan pengobatan cuma-cuma terhadap hewan kurban yang berpenyakit ringan.

”Disamping memeriksa kondisi hewan, kita juga akan berikan pengobatan gratis untuk hewan yang sakitnya ringan, seperti scabies (penyakit kulit) atau mata” tambahnya.

Sementara itu, untuk memberikan pengetahuan tentang ciri-ciri hewan yang sehat kepada masyarakat, sejak dua  bulan lalu, Dinas pertanian memberikan penyuluhan kepada 100 takmir masjid.

“Hewan yang disembelih harus sehat. Untuk itu kita beri penyuluhan ke para takmir Masjid” jelas Samsul. Penyuluhan telah dilakukan selama tiga tahun ini, kurang lebi 300 takmir  telah mendapatkan pemahaman  untuk mengenal  hewan kurban yang sehat.(K4/R9)