Dindik Surabaya Turunkan Patokan Nilai Sekolah Kawasan

Tidak ada komentar 117 views

Surabaya, (DOC) – Dinas Pendidikan Kota Surabaya akhirnya memutuskan bakal menurunkan ketentuan nilai rata rata dan nilai matpel (mata pelajaran) yang disyaratkan pada calon siswa untuk bisa masuk ke sekolah kawasan.Rencananya nilai rata rata bakal menjadi minimum 8 dari semula 8,5 sedangkan nilai matpel yang bakal ditetapkan adalah tidak boleh kurang dari 7,25 dari ketentuan awal 7,5. Dalam hearing yang berlangsung Rabu (5/6/2013) siang di Komisi D DPRD Surabaya, Dinas Pendidikan menyampaikan rencana perubahan ketentuan nilai itu sebagai syarat calon siswa untuk bisa mengikuti test di sekolah kawasan.
Pasca pengumuman hasil Unas banyak orang tua murid yang memang mempersoalkan terkait ketentuan masuk sekolah kawasan yang cukup berat dengan syarat nilai rata rata minimal 8,5 dan nilai matpel minimal 7,5 ini. Apalagi dari sebaran nilai hasil Unas tahun 2013 ini diketahui banyak siswa yang akhirnya gagal memenuhi ketentuan tersebut dan terbukti hanya sekitar 4.900 siswa lulusan SMP yang sesuai kriteria untuk dapat mengikuti seleksi sekolah kawasan.
Padahal pagu sekolah kawasan untuk tingkat SMU ada sebanyak 4.300-an. Ini artinya proses seleksi sekolah kawasan bakal berlangsung tidak ketat mengingat minimnya persaingan yang terjadi. Sebaliknya, untuk jalur reguler umum dan SMK, persaingan calon siswa bakal sangat ketat dengan jumlah peserta yang jauh lebih banyak dari pagu yang tersedia.
Edi Budi Prabowo, Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, menyambut baik rencana perubahan ketentuan syarat nilai minimum sekolah kawasan tersebut. Dengan begitu, menurut Edi, persaingan bisa lebih merata. Edi juga menegaskan dengan perubahan ini maka akan lebh banyak calon siswa yang mempunyai kesempatan untuk masuk sekolah kawasan.(k5/r4)