Dishub Sediakan Jalur Khusus Roda 2 di Jalan A Yani

foto : Rubben Ricco

Surabaya,(DOC) – Pengendara roda dua mendapat jalur khusus yang disediakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) kota Surabaya.

Mulai Kamis(1/2/2018) besok, para pengendara motor yang melintas di jalan Ahmad Yani dari arah Surabaya menuju Sidoarjo akan dialihkan ke lajur frontage road sisi barat.

Rekayasa lalu lintas ini hasil koordinasi Dishub dengan Satlantas Polrestabes Surabaya yang bertujuan untuk menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas(Laka lantas).

Dari data yang dihimpun oleh instansi terkait, sepanjang tahun 2017, hampir tiap bulan terdapat 5 lima kejadian Laka lantas di jalur utama ini.

Kepala Bidang Lalu lintas Dishub Kota Surabaya, Ruben Ricco menjelaskan, untuk membantu kepolisian melakukan kanalisasi kendaraan roda dua, pihaknya telah memasang beberapa rambu lalu lintas yang mengarahkan para pengendara kendaraan roda dua ke jalur froantage road di beberapa titik sepanjang jalan A. Yani.

“Rambu jalan sudah terpasang sejak lama. Tinggal besok, Kamis(1/2/2018), pelaksanaannya,” terangnya, Rabu(31/1/2018)

Ia menyebutkan, disepanjang froantage road sisi barat, kini telah terpasang empat titik rambu lalu lintas, yakni di Bundaran Waru, sekitar kantor Dishhub Jatim dan Hotel Papilio, serta disekitaran Bundaran Dolog.

Selain untuk menekan angka kecelakaan, kanalisasi roda dua ini juga untuk memisahkan kecepatan antar kendaraan.

“Yang sering terjadi kecelakaan akibat perbedaan kecepatan satu moda dengan lainnya. Roda dua akan diarahkan ke jalur sebelah kiri semua karena kecepatannya sama. Kalau mobil bisa menggunakan jalur frontage atau lajur sebelah kanan,” kata Rubben.

Rencananya Dishub juga akan memasang speedtrap disejumlah titik untuk memantau laju kendaraan bermotor.

“Kebanyakan kecelakaan terjadi akibat tingginya kecepatan kendaraan, sehingga kita pasang alat speedtrap. Di froantage road A. Yani terpasang 3 speed trap, yaitu disekitar lajur sebelum dan sesudah jalur utama. Mungkin nanti ada penambahan, tapi kita akan evaluasi dulu,” pungkasnya.(r7)