Distan Surabaya : Banyak Hewan Kurban Cacat Dijual

Tidak ada komentar 196 views

Surabaya (DOC) – Dinas Pertanian (Distan) Kota Surabaya menyatakan banyak hewan kurban cacat dijual di Surabaya.
Kepala Dinas Pertanian Surabaya Syamsul Arifin, Kamis (25/10) mengungkapkan berdasarkan
pengawasan Dinas Para petugas di sejumlah lokasi penjualan cukup banyak hewan qurban yang mengidap penyakit ringan.” Banyak juga yang cacat, sekitar 500-an ekor” jelasnya.
Beberapa penyakit yang diidap lanjut dia, antara lain sakit mata dan lecet-lecet.
Penyebabnya, menurut Syamsul karena sebagian besar yang menjual hewan qurban adalah
pedagang baru.”Mereka banyak yang baru, makanya belum tahu hewan yang layak untuk
qurban” tegasnya.
Kepala Dinas Pertanian Surabaya ini mengatakan, hingga saat ini pihaknya bersama
sejumlah dokter hewan dan mahasiswa fakultas Kedokteran hewan dari beberapa
universitas di Surabaya telah memantau sekitar 7.000 ekor hewan.
“Dari 100-an petugas hingga hari ini sudah mengawasi 7000 ekor hewan” tandas Syamsul Arifin. Hewan yang
diketahui mengidap penyakit ringan langsung diobati. Pengobatan terhadap hewan qurban dilakukan secara cuma-cuma (gratis-red).Sejauh ini, pihaknya belum menemukan hewan qurban yang menderita penyakit menular.”Belum ada penyakit berbahaya,” sambungnya.
Pemeriksaan terhadap hewan qurban dilakukan sejak H-7 hingga H+3 Hari Raya Idul Adha. Di Surabaya, lokasi penjualan hewan qurban diperkirakan sekitar 400 tempat. Dari seluruh hewan qurban yang dijual ke Surabaya diwajibkan memiliki Surat Keterangan Hewan dari daerah asal.
Pasalnya, Pemkot Surabaya mewaspadai hewan qurban yang mengidap penyakit berbahaya, seperti Anthrax.”Kita mewaspadai hewan dari NTT dan Jateng, karena dua daerah itu belum bebas dari Penyakit Anthrax” katanya.
(K4/R9)