Ditinggal, 200 Koper Jamaah Diperiksa

Tidak ada komentar 185 views

Wagub Jatim memberikan ucapan selamat kepada jamaah haji Bojonegoro.

Surabaya, (DOC) – Masih adanya jamaah haji yang mempunyai kemauan tetapi tidak memenuhi ketentuan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi, mengalami kendala teknis. Sebanyak 200 koper ditinggal untuk menjalani pemeriksaan. Apabila ada air zam-zam yang dibawa, harus ditinggal karena tidak sesuai dengan aturan pemerintah setempat.

“Masalah teknis tersebut bisa diselesaikan dan jamaah haji yang baru pulang tidak perlu khawatir. Karena koper-koper yang tertinggal akan kembali,” kata Wakil Gubernur Jatim Drs H Saifullah Yusuf usai penyambutan kedatangan Jamaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Surabaya dari Bojonegoro di Asrama Haji Surabaya, Kamis (1/11/2012).

Gus Ipul, sapaan akrabnya, memberikan catatan jika air zam-zam memang dilarang dibawa jamaah haji. Air zam-zam sebenarnya sudah disediakan pemerintah setempat, setiap jamaah haji mendapat 10 liter.

“Pemerintah Indonesia telah bekerja sama dengan Saudia Airlines  menyediakan 10 liter untuk jamaah haji. Jadi jamaah dilarang membawa air zam-zam ke dalam koper,” ujarnya.

Selain itu, Gus Ipul minta kuota jamaah ke depan ada perubahan sesuai dengan umat muslim di Indonesia. “Ke depan kuota jamaah haji ada penambahan. Rumusannya disesuaikan dengan jumlah umat muslim di Indonesia,” katanya.

Menyikapi jamaah haji yang gagal berangkat, Gus Ipul minta jamaah haji tidak mempercayai travel yang memberikan janji-janji menguntungkan tetapi merugikan. “Jamaah haji harus meneliti KBIH yang sudah kredibel dan jangan percaya dengan KBIH yang memberikan janji-janji. Saya minta Kementrian Agama memberikan sangsi tegas kepada KBIH yang merugikan jamaah haji,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, ketua kloter satu embarkasi Surabaya asal Bojonegoro Ir Masduki MM mengatakan, total jumlah jamaah yang berangkat sejumlah 449 orang plus petugas. Tetapi satu orang jamaah bernama M Kosip nomor manifest 186 nomor paspor A 2990072, meninggal karena menderita serangan jantung. (r12/r4)