Dokter Setya Novanto Diperiksa IDI Terkait Pelanggaran Kode Etik

Jakarta (DOC) – Setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan menghalangi penyidikan oleh KPK, kini dokter yang merawat Setya Novanto menghadapi pemeriksaan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

IDI melakukan pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik profesi yang dilakukan dokter Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo.

“Masih dalam proses di MKEK (Majelis Kehormatan Etik Kedokteran),” kata Sekretaris PB IDI, Dr. Moh Adib Khumaidi, Sp.OT, Kamis (11/1/2018).

Bimanesh pernah menangani tersangka kasus korupsi proyek e-KTP Setya Novanto saat mengalami kecelakaan di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

KPK telah resmi menetapkan Bimanesh bersama Fredrich Yunadi, mantan kuasa hukum Setya Novanto sebagai tersangka karena diduga bekerja sama memalsukan data-data medis sehingga Setya Novanto bisa menghindari pemeriksaan penyidik KPK.

Karena ini, KPK telah mencekal Bimanesh dan Frederich bepergian selama enam bulan ke luar negeri.

“Tersangka Bimanesh Sutarjo dicegah bepergian ke luar negeri selama 6 bulan ke depan sejak 8 Januari 2018. Yang bersangkutan dicegah dalam kapasitas sebagai tersangka,” kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan.

Selain mereka, masih ada tiga orang lagi yakni Reza Pahlevi, M. Hilman Mattauch dan Achmad Rudyansyah yang dicegah ke luar negeri selama 6 bulan terhitung 8 Desember 2017.(ara/ziz)

Tag: