Dokumen Kerjasama Pemkot-PT SO tidak Jelas

Tidak ada komentar 166 views

Surabaya (DOC)- Dokumen kerjasama antara Pemkot Surabaya dan PT Surabaya Ogranik (SO) hingga kemarin (13/12), belum jelas. Meski APBD tahun 2013 sudah digedok DPRD Surabaya yang didalamnya mengalokasikan pemberian tipping fee sebesar Rp 57 miliar untuk PT SO selaku pemenang tender pengelola sampah di TPA Benowo, namun sebagian besar anggota DPRD Surabaya mengaku belum mengetahui model kerjasama dengan pihak ketiga tersebut.

Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Surabaya, Erick Reginald Tahalele mengatakan seharusnya kontrak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan pihak ketiga diketahui dan dilaporkan DPRD Surabaya.

“Bukanya kita berprasangka buruk, tapi dana sebesar itu kontraknya seperti apa. Kita belum tahu apakah itu untuk satu tahun atau bisa berubah ditenga jalan kan harus jelas. Itu yang kita pertanyakan kepada Ketua (Wisnu Wardhana),” kata Anggota Komisi A DPRD Surabaya ini.

Erick menambahkan, kalau Pemkot berani mengeluarkan dana besar, lalu apa kompensasi dari pengelola (PT SO). Dirinya mengatakan seharunsya ada timbal balik yang jelas dari pengelola paling tidak terhadap masyarakat sekitar dan lingkungan.

“Ya paling tidak kita tahu apa kompensasi pengelola terhadap lingkungan misalnya penghijauan dan timbal balik kepada masyrakat. Jangan-jangan malah menambah polusi saja,” katanya.

Sementara itu, terkait kontrak kerja antara Pemkot dan pengelola, Erick sudah menanyakan ke Bagian Bina Program.

“Kita sudah tanyakan ke Bina Program katanya sudah melaporkan kontrak ke DPRD. Tapi nyatanya kita belum lihat, kalau iya mana bukti serah terimanya,” katanya.(r10/r3)