DPAC PKB Se Surabaya Prihatin Di Cueki Wilayah

Tidak ada komentar 200 views

Surabaya, (DOC) – Aksi unjukrasa yang digelar di kantor DPW PKB Jawa Timur, nampaknya belum cukup untuk menggugah hati pucuk pimpinan partai untuk mempercepat pelaksanaan Muscab.
Agar aksi reda, DPW PKB Jawa timur berencana menggelar konsolidasi PAC se Surabaya Pra Muscab dengan mengemas dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Hal ini jelas menuai perlawanan dari Pimpinan Anak Cabang Partai Kebangkitan Bangsa se Surabaya yang hingga kini menduduki kantor DPW PKB Jawa Timur, guna mendesakan percepatan Muscab.

Disampaikan oleh Mansur Kader PKB dari Kecamatan Sawahan, bahwa semakin berlarut-larut permasalahan Muscab yang tak jelas kapan diselenggarakan, akan membuat kepercayaan kader terhadap partai berkurang. Penetapan pengurus caretaker, dianggap bukan solusi tepat oleh PAC PKB Se Surabaya.
Menurut Mansur pada pemilihan Gubenur(Pilgub) Agustus 2013 nanti, PKB memerlukan mesin politik yang jelas, dihasilkan oleh Muscab yang sesuai mekanisme.

” Berbagai upaya sudah kita lakukan. Mulai berunjukrasa bertemu dengan pengurus DPW. Tapi apa buktinya, hingga detik ini Muscab tidak kunjung dilaksanakan,”kesal Mansur, Rabu(30/01/2013), kemarin.

Mantan anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa DPRD Surabaya periode 2004-2009 ini, juga mengatakan, seharusnya partai menampung aspirasi mesin partai yang dibawah sesuai AD/ART. Mengingat jadwal pencalegan dan juga pelaksanaan Pilgub Jatim sudah mepet. “Penunjukkan caretaker yang notabene untuk mengkonsep pelaksanaan Muscab, sama sekali tidak bergerak atau mati suri,”cetus Mansur.

Sementara itu, Ahmad Rifai, Ketua PAC PKB Jambangan mengaku prihatin atas sikap DPW PKB Jatim yang terkesan cuek terhadap konflik internal di Surabaya.
Dirinya menengarai, bahwa ada unsur kesengajaan dalam menyikapi gejolak politik PKB Surabaya yang sangat dibutuhkan figur pengganti Musyafak Rouf mantan ketua DPC PKB Surabaya.
Aksi PAC se Surabaya ini untuk menolak keberadaan caretaker dan mendesak percepatan Muscab, menurut Rifai, adalah langkah awal perjuangan partai. Untuk itu Konsolidasi ini akan terus dilakukan secara bergilir hingga ada kepastian.

” Kita akan terus berusaha agar pengurus PKB tidak mbideg (diam,red) dalam melihat gejolak politik di Surabaya. Mereka (PAC,red) hanya satu keinginannya yakni Muscab dipercepat,” ungkapnya.

Rifai menambahkan, menjelang tahapan Pemilu 2014, kondisi internal PKB Surabaya dinilai sangat memprihatinkan. “Hampir seluruh partai peserta Pemilu sudah mulai menyusun Calon Legislatif untuk diserahkan ke KPUD. Tapi PKB hanya berkutit pada masalah internal yang tak kunjung selesai,” cetusnya.
(R11/R7).