DPC Partai Gerindra Surabaya Buka Peluang Masyarakat Jadi Caleg

Surabaya – DPC Partai Gerindra Surabaya membuka peluang masyarakat yang ingin menjadi calon anggota legislative. Dalam keterangan persnya, Ketua DPC gerindra Surabaya, BF Sutadi mengatakan, saat ini jumlah calon anggota legislative yang sudah mendaftar sekitar 40 orang. Jumlah tersebut belum termasuk  pengurus inti partai. Karena sesuai persyaratan jumlah caleg 100 persen dari jumlah anggota dewan, maka dibutuhkan  sekitar 50 caleg.

“ DPC hanya butuh 50 (caleg), sedangkan hari ini ada 40 (caleg) ujarnya, kamis, (24/1/2013)

Mantan asisten 1 sekota Surabaya ini mengungkapkan, persyaratan menjadi  caleg  selain kompeten, memiliki massa, dan keuangan kuat. Standarisasi tersebut ditetapkan oleh pengurus pusat. Namun demikian, kualifikasi tersebut bukanlah harga paten.

“Jika ada kader yang berpotensi jadi, tapi tidak mampu. Partai akan memikirkan untuk memberi subsidi. Silahkan jika  teman-teman wartawan yang mau gabung” paparnya.

Ia mengakui, untuk menjadi caleg  fakta yang berbicara dilapangan adalah jer basuki mawa bea (Untuk mencapai keberhasilan dibutuhkan pengorbanan). Pasalnya, bukan hanya untuk kepentingan kampanye, partai juga memerlukan sejumlah saksi saat pemungutan suara. BF Sutadi memperkirakan, tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdapat 2 orang saksi dari Gerindra. Padahal jumlah TPS di Surabaya sekitar 6.000-an. Sedangkan di tingkat PPS atau kelurahan, saksi yang dipersiapkan sekira 5 – 10 orang. Jumlah itu akan menyebar di  160 keluarahan. Jika tiap saksi diberi honor Rp. 100 ribu, anggaran yang dibutuhkan untuk para saksi mencapai, 2,4 M.

“Total sekitar 2,4 M, itu belum termasuk pelatihan dan seragam” sebut mantan cawali Surabaya.

BF Sutadi menegaskan, untuk menutupi kekurangan caleg, gerindra membuka pendaftaran mulai, 28 Januari hingga 28 februari. Pasalnya, 9 April daftara caleg harus sudah diserhakan ke KPU.  Dalam pemilu mendatang DPC Gerindra akan menyiapkan sekitar 60 caleg.

“50 orang masuk ke KPU, 10 orang cadangan. Kuatirnya jika ada verifikasi beberapa tdiak masuk” ujarnya.

Mengenai kuota perempuan 30 persen, Sutadi  menegaskan tdiak akan memaksakan untuk memenuhinya. Partai gerindra, hanya kan meloloskan kader perempuan yang layak sebagai waakil rakyat.

“meski sesuai Undang-Undang Pemilu kuota nya 30 persen, namun kita tetapa akan milih sosok yang layak dan memperjuangkan suara rakyat di leghislatif” katanya.

Ia mengharapkan nantinya ada 150 caleg yang mendaftara di DPC Gerindra Surabaya. Untuk mengerucurtkan menjadi 50 caleg, pihaknya akan bekerjasama dengan lembaga tertentu yang independen untuk menseleksinya.

Pada pemilu leghislatif mendatang, Partai yang berlogo Burung Garuda ini menargerkan perolehan kursi di DPRD Surabaya  lebih dari 3 kursi. Pasalnya, dari hasil pemilu 2009, Partai gerindra hanya mendapat 3 kursi. Untuk menaikkan suara, Sutadi mengakui masih mengandalkan popularitas Ketua Umum Dewan Pembina DPP Gerindra Prabowo Subianto.

“Dalam survey 98 persen, masyarakat kenal dan tahu Pak prabowo. Sementara, partai sebaliknya “ ungkapnya.

Namun demikian, untuk mendongkrak perolehan suara, melalui bapilu sebelumnya pihaknnya akan memetakan  (kelebihhan dan kekurangan )masing-masing calegnya “ pungkasnya. (K-4)