DPR RI Kuatirkan Kondisi Kesehatan CJH Surabaya

Tidak ada komentar 132 views

Surabaya,(DOC) – Komisi IX DPR RI mengaku khawatir dengan kondisi kesehatan para calon jamaah haji yang berangkat ke tanah suci tahun ini. Pasalnya menurut Wakil Ketua Komisi IX, Syamsul Bachri , saat memantau pelayanan haji bersama beberapa anggota dewan lainnya di  Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, mengatakan, jumlah calon jamaah haji yang resiko tinggi cukup besar.

“Apa mampu melayani sekian banyak yang risti, ada yang pakai kursi dorong,” terangnya. Jumat (26/8/2016)

Syamsul meminta, pendaftaran calon jamaah haji diperketat. Jika selama ini, Kebijakan Kementrian Agama justru memprioritaskan keberangkatan bagi jamaah yang lanjut usia. Namun, ia mengharapkan, kondisi kesehatan calon jamaah haru menjadi pertimbangan.

“Jangan sampai, nanti ada – apa di jalan,” katanya

Syamsul Bachri mengungkapkan, untuk memberikan pelayanna kesehatan para jamaah, satu kloter hanya didampingi 1 dokter dan 2 perawat. Menurutnya, hal itu sangat minim, apalagi dengan banyaknya calon jamaah haji yang resiko tinggi.

“Minim sekali menurut saya,” ujarnya singkat

Ia memperkirakan, idealnya, jumlah tenaga medis yang mendampingi para jamaah untk satu kloter, terutaa untuk dokter 3- 4 orang. Namun, informasi dari kementrian agama, jika ada penambahan tenaga medis , bisa mengurangi kuota para jamaah haji. Maka, menurutnya penambahan tenaga medis diutamakan pada kloter-kloter yang banyak diisi jamaah yang resiko tinggi.

“Jalan keluarnya memang itu, yang banyak ristinya dokternya ditambah,” katanya

Calon jamaah haji resiko tinggi, adalah jamaah yang berusia 60 tahun keatas, atau yang usianya di bawah 60 tahun nanmun memiliki riwayat penyakit tertentu. Di embarkasi Surabaya, jumlah jamaah risti, dengan usia dibawah 60 tahun namun memiliki penyakit tertentu sebanyak 6.116 orang, sedangkan yang berusia 60 tahun ke atas 1.848 orang. Kemudian, jamaah yang usianya lebih dari 60 tahun dan menderita sakit sebanyak 4.144 orang. Dari sejumlah calon jamaah haji tersebut, saat ini yang tengah mendapat perawatan di RS Haji sebanyak 6 orang.(k4/r7)