DPRD Jatim Akan Kepras Anggaran Pilgub Jatim

 Politik

Surabaya,(DOC)-DPRD Jatim bakal mengepras usulan anggaran Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2013 yang mencapai Rp1 triliun untuk satu putaran. Anggaran tersebut dinilai terlalu besar,dan bisa mengancam pembangunan di Jatim. Karena itu Komisi A DPRD Jatim akan mengepras anggaran tersebut.

“Kami akan memanggil Komisi Pemilihan Umum daerah (KPUD)Jatim, Senin (22/10) depan untuk mempertanggung jawabkan dana tersebut,” ujarnya.,” ujar Ketua Komisi A DPRD Jatim Sabron D Pasaribu, Jum’at (19/10).

Dikatakan, waktu itu APBD Jatim mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 triliun untuk tiga putaran. Namun untuk saat ini dewan hanya mengalokasikan satu putaran saja. Artinya dana sebesar Rp 650 miliar sudah cukup termasuk untuk Bawaslu dan pengamanan. Karena itu, pihaknya  meminta Pemprop konsisten dengan angka Rp 650 miliar untuk pelaksanaan Pilgub Jatim. Selain itu, pihaknya meminta masyarakat tidak perlu berputar-putar dalam memilih pimpinan. Sehingga satu putaran saja sudah cukup.

Seperti dietahui, usulan Pemprop untuk anggaran Pilgub dalam pembahasan RAPBD 2013 hampir mencapai angka Rp 1 triliun, namun bagi dewan dana sebesar itu terlalu besar. “Maka itu Senin Depan (22/10) pihaknya akan memanggil KPU Jatim untuk mempertanggung jawabkan dana tersebut,” ujarnya.

Untuk itu, Politisi Partai Golkar ini meminta kepada pihak-pihak yang berkaitan dengan Pilgub Jatim dapat menahan diri dengan tidak bermain-main anggaran APBD Jatim. ‘’Kasihan masyarakat yang selama ini jika menjadi harus korban,” ujarnya.

Terkait dana pengamanan ia mengatakan meminta kepada KPU agar memangkas anggaran dana buat pengamanan karena pihak pengamanan sudah termasuk alat negara. “Seharusnya pihak pengamanan tidak perlu dana operasional, karenakan personil keamanan sudah dimasukan dalam anggaran dana,” paparnya.

Ia menambahkan,hampir sebagian besar dana Pilgub Jatim diambilkan dari APBD 2013 tentunya hal ini akan mempengaruhi alokasi anggaran yang di plot untuk pembangunan. “Dengan melihat sejumlah alasan tersebut maka anggaran Pilgub Jatim cukup Rp 400 miliar sampai Rp 500 miliar saja. Dan tentunya semua harus dipertanggungjawabkan serta transparan,”pungkasnya.

Sementara itu Kordinator Parlementary Watch Jatim, Umar Solahudin menegaskan dana Rp 1 triliun untuk Pilgub Jatim terlalu besar dibanding Jabar yang penduduknya lebih besar dibanding Jatim. “Jadi untuk Jatim seharusnya Rp 400 miliar sampai Rp 500 miliar cukup. Apalagi melihat kondisi di Jatim diprediksikan hanya satu putaran saja. Ditambah lagi Pilgub Jatim bersamaan dengan empat kabupaten tentunya anggaran Pilgub dapat diirit,”tuturnya (R-12/R9)