DPRD Surabaya Resmi Berhentikan Wisnu Wardhana Dan Agus Santoso

Surabaya (DOC) – Perkiraan banyak pihak bahwa rapat paripurna istimewa dengan agenda pembahasan Surat Keterangan (SK) Gubernur Jatim, soal Pemberhentian Ketua DPRD Surabaya Wishnu Wardhana (WW) dan Agus Santoso akan berjalan kisruh ternyata tidak terbukti. Kendati sempat diwarnai beberapa intrupsi, rapat tersebut tetap berjalan dengan lancar.
“Seperti yang tadi teman-teman wartawan lihat. Alhamdulillah semuanya lancar hingga akhir,” ujar Plt Ketua DPRD Surabaya, Whisnu Sakti Buana (WS), Senin (6/5).
Berbicara di hadapan puluhan wartawan, Whisnu Sakti mengaskan, sebenarnya SK yang dikirim Gubernur Jatim, pada tanggal 17 April sudah sah. Namun guna menghindari parmasalah yang timbul dikemudian hari, akhirnya diputuskan surat itu disahkan dalam forum rapat paripurna.
“Sekarang paripurna-nya sudah selesai. Tinggal menunggu langkah berikutnya dari Partai Demokrat untuk memproses hasilanya tadi,” tandasnya.
Menurut WS, sesuai dengan mekanisme yang berlaku dalam PAW, setelah dilakukan paripuran istimewa maka proses berikutnya adalah menindak lanjuti usulan dari partai yang bersangkutan. Oleh karena itu, ia berharap agar Partai Demokrat (PD) segera mengajukan usulan penggantinya.
“Setelah itu, kita menunggu SK gubernur terhadap nama yang diajukan PD. Makanya, lama tidaknya proses tersebut, sekarang berada di tangan Partai Demokrat,” terang legislator asal PDIP ini.
Sementara saat disinggung beberapa aset milik DPRD Surabaya yang maish di bawah Wihsnu Wardhana, WS enggan menanggapi. Menurutnya, terkait masalah tersebut dirinya menyerahkan kepada Ketua DPRD devinitif yang baru.
Terpisah, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Surabaya, Irwanto limantoro mengaku siap memproses pengganti mantan Ketua DPRD Wishnu Wardhana dan Ketua Badan Kehormatan (BK) Agus Santoso.
“Dalam waktu dekat ini kita akan proses. Kalau hari ini bisa diselesaikan, ya, saya selesaikan,” jelas Irwanto Limantoro.
Menurut Irwanto, setelah digelarnya rapat paripurna istimewa langkah berikutnya adalah menyerahkan hasil rapat tersebut kepada Walikota Surabaya. Kemudian akan diteruskan ke Gubernur Jatim. Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya mengenai jumlah suara terbanyak kedua yang menggantikan posisi Wishnu dan Agus.

“Setelah dapat data tersebut, kemudian diserahkan ke DPC Partai Demokrat Surabaya untuk diperiksa, apakah nama tersebut sesuai atau tidak, berhalangan atau tidak, pindah partai atau tidak atau lainnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya Dadik Risdaryanto mengatakan pengganti Wishnu Wardhana di DPRD Surabaya adalah Dedy Prasetyo atau peraih suara terbanyak di bawah Wishnu di daerah pemilihan (dapil) empat, sedangkan pengganti Agus Santoso adalah Teguh Harianto di dapil tiga. (K-1/K-4)