E-KTP Surabaya Amburadul

Tidak ada komentar 162 views

Surabaya (DOC) – Sidak Komisi II DPR RI terkait pelaksanaan E KTP di wilayah Surabaya, menemukan se-ambrek masalah soal validasi data kependudukan.

Pelaksanaan E KTP yang harus selesai Desember 2012 tahun ini sangat mengecewakan, karena pembaharuan data kependudukan soal status penduduk, tidak diperbolehkan oleh Walikota Surabaya.

Yayuk Puji Rahayu Anggota Komisi D DPRD Surabaya saat mendampingi sidak Komisi II DPR RI menyatakan, perubahan status Bujang menjadi menikah dalam pelaksanaan E-KTP sudah tidak diperbolehkan. Begitu pula dengan pindah alamat, yang harus memakai alamat lama.

“Saat diklarifikasi, data E-KTP harus sama dengan KTP lama, sesuai perintah Walikota Surabaya.” Ujar yayuk Politisi asal Partai Gerindra ini.

Yayuk menambahkan, kurang validnya data yang akan diserahkan ke Pusat akhir desember 2012 ini, dikuatirkan membuat rancu data kependudukan hingga di tingkat Nasional. Hal ini dianggap sangat mengecewakan.

“bayangkan, bagi yang tadinya bujang terus menikah, masih dicatat bujang. Begitupula dengan pindah alamat yang harus dicantumkan alamat lama. Hasilnya tentu saja tidak akan valid.” Tegas Yayuk.

Dengan kurang validnya data kependudukan ini, menurut Yayuk, dikuatirkan hanya mengolor pekerjaan untuk mendata penduduk jilid 2, sehingga anggaran bisa cair lagi.

“semestinya kecamatan harus sudah valid biar tidak mengulang kerjaan, yang ujungnya ada pembengkaan anggaran.” Imbuh Yayuk(r-7)