Eks Karyawan KBS Tetap Menggugat Managemen, Tolak Keputusan MA

 Hukum

Surabaya (DOC) – Polemik yang berkepanjangan antara eks karyawan Kebun binatang Surabaya (KBS) masih akan berlanjut, meski telah muncul keputusan Mahkamah Agung(MA) Nomor 302 K/Pdt.SUS/2011. Jo. Nomor: 127/G/2010/PHI.SBY, tertanggal 6 Desember 2012, yang mewajibkan managemen KBS membayar sisa uang upah bulan juli 2010 sebesar Rp. 18.420.600, sisa upah bulan Agustus 2011 sebesar Rp. 30.945.000, membayar uang tunjangan hari raya tahun 2010, Rp. 30.945.000, membayar uang pesangon dan uang pengganti Rp. 71.173.500.
Tony Sumampow ketua tim pengelola sementara KBS, dalam keterangan persnya, Rabu (12/12/12) siang, menyatakan, total uang yang harus di bayar managemen KBS ke 30 eks karyawan KBS sebesar Rp. 150 juta lebih, dan akan dibayarkan secepatnya, mematuhi keputusan MA.
“Bagaimana lagi, keputusan MA memang sudah tidak ada lagi yang lebih tinggi, sehingga keputusan itu akan kita penuhi. Ini juga saya sampaikan ke dinas ketenagakerjaan yang meminta managemen KBS memenuhi kewajiban tersebut.” Kata Tony.
Menurut Tony, sekarang ini keuangan KBS mengalami defisit Rp. 500 juta per-bulan, akibat sepinya pengunjung. Dari data pengunjung KBS, jumlah pengunjung di tahun 2012, mengalami penurunan sebanyak 53 persen dibanding tahun 2011 lalu.
Tony menambahkan, di hari besar pada tahun lalu seperti lebaran ataupun libur sekolah, jumlah pengunjung KBS bisa mencapai 6.000 orang. Sedangkan untuk hari biasa, pengunjungnya KBS, sekitar 600 orang.
“Untuk 3 event besar yang terdapat di tahun 2012 ini, seperti lebaran, Libur sekolah dan libur hari besar lainnya, pengunjungnya menurun drastis, sehingga kita mengalami defisit. Apalagi 3 bulan terakhir ini, disaat pembangunan saluran dikerjakan. Pengunjung mengira KBS tutup, ditambah lagi pemberitaan media soal satwa yang mati.” Tegas Tony.
Sementara itu, eks Karyawan KBS yang melayangkan gugatan ke managemen KBS, tetap tidak puas dengan keputusan MA.
Menurut salah satu eks karyawan KBS, Suwito, uang kompensasi Rp. 150 Juta yang harus dibayar, dianggap kurang. Karena mereka telah diberhentikan sepihak sejak tahun 2010 lalu. Untuk itu eks karywan KBS tetap akan meminta dipekerjakan kembali ke KBS.
“tuntutan kami tetap bekerja kembali ke KBS, meski sekarang uang kompensasi tersebut sudah akan dibayar oleh managemen KBS.” Tegas Suwito saat di wawancarai wartawan.
Saat ini sekitar 30 eks karyawan KBS masih terus melakukan aksi hingga tuntutan mereka dikabulkan. Selain membuka tenda didepan pintu masuk KBS, mereka juga meminta sumbangan di persimpangan jalan Wonokromo (depan KBS) kepada para pengguna jalan, dengan membawa pos kota sumbangan yang bertuliskan tuntutan dan nasib eks karyawna KBS yang belum menerima upah selama 2 tahun ini.
“kami akan tetap berjuang, hingga dipekerjakan kembali ke KBS. Jika perlu kita akan melayangkan tuntutan lagi ke pengadilan.” Jelas Suwito.(R7)