Embat Harta Majikan, Malah Dibawa Kabur Pacar

 Hukum

Surabaya, (DOC) – Lilis Nurdayati (25) warga Desa Nglindah Tengah, Kedamean Gresik ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Lakarsantri, Rabu (14/10/2012) karena mencuri perhiasan dan uang majikannya. Kapolsek Lakarsantri Kompol Kuncoro mengatakan ,pencurian yang dilakukan Lilis terjadi tiga minggu yang lalu.

Saat itu, Lilis mencuri perhiasan dan uang Rp 5 juta milik Budi (35) warga Perumahan Taman Puspa Raya Citra Land, ketika yang bersangkutan pergi. Setelah mencuri uang dan perhiasan majikannya, kemudian disimpan di kamarnya. Tiga hari kemudian, Lilis pamit pulang ke Desa, karena ada urusan keluarga. Budi belum sadar kalau barang miliknya telah dicuri Lilis.

Begitu sadar, perhiasan dan uang miliknya hilang, Budi segera lapor ke Mapolsek. Petugas langsung mengadakan olah TKP dan memeriksa beberapa saksi. Petugas memperoleh kesimpulan bahwa yang melakukan pencurian adalah pembantu Budi. Tetapi petugas tidak dapat menangkap Lilis, karena Budi tidak mempunyai alamat lengkap Desanya Lilis.

Keberuntungan masih berada dipihak Budi, sebab selang tiga minggu, Lilis menelpon Budi dan meminta agar diijinkan bekerja kembali di rumah Budi. Tanpa pikir panjang, Budi mengiyakan dan agar Lilis segera masuk kerja. Begitu Lilis datang di rumah Budi, sudah bersiap petugas untuk menangkapnya.

“Ketika ditangkap, Lilis mengakui segala perbuatannya dan dia sanggup untuk mengembalikan perhiasan dan uang yang dicurinya,” ujar Kuncoro.

Ternyata janji Lilis tidak bisa dipenuhi semuanya, karena ada perhiasan yang dibawa lari pacarnya. Sedangkan Lilis tidak tahu keberadaan pacarnya. Karena tidak dapat mengembalikan barang yang telah dicuri, maka Budi bersi keras melaporkannya ke Mapolsek. Akibat perbutan Lilis, Budi mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta.

“Tersangka sudah kita tahan dan akan kita jerat dengan pasal pencurian dan pemberatn,” terang Kuncoro di ruang kerjanya.

Barang bukti yang berhasil diamankan petugas adalah dia buah kalung, sebuah gelang. Lilis mengatakan nekat mencuri perhiasan dan uang milik majikannya karena terbujuk rayuan pacarnya yang akan mengajaknya nikah. “Saya butuh uang untuk biaya nikah, terpaksa nekat ambil uang dan perhiasan milik majikan. Saya pikir tidak akan ketahuan,” ujar janda satu anak ini.

Setelah berhasil mencuri barang milik majikannya, malah sebagian uang dan perhiasan hasil curian dibawa lari pacarnya. (K3/R4)