Filipina-MILF Berpaluang Damai

Tidak ada komentar 203 views

Pasukan MILF saat berlatih

Jakarta (DOC) – Kementrian Luar Negeri RI menyambut baik adanya kesepakatan awal untuk perdamaian antara kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF) dengan Pemerintah Filipina.

Kementrian Luar Negeri RI menilai, pernyataan Presiden Filipina, Benigno Aquino membuka peluang perdamaian yang utuh.

Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri RI menyatakan, kesepakatan antara Pemerintah Filipina dengan MILF tersebut dan perjanjian damai sebelumnya antara Pemerintah Filipina dengan MNLF (Moro National Liberation Front) yang termuat dalam Perjanjian

Perdamaian  tahun 1996, merupakan cermin kesungguhan Pemerintah Filipina dalam upaya menciptakan perdamaian yang komprehensif di Filipina Selatan.

Untuk itu, Indonesia senantiasa bersedia memberi dukungan dan bantuan termasuk dalam berbagi pengalaman.

Selanjutnya, perdamaian yang melibatkan elemen MNLF dan MILF dari suku Moro dengan Pemerintah Filipina, diharapkan dapat menyelesaikan secara komprehensif konflik yang telah banyak menimbulkan korban jiwa dan kerugian materi selama empat dekade terakhir.

Indonesia berkomitmen kuat mendorong terciptanya perdamaian di berbagai belahan dunia, terutama di kawasan Asia Tenggara. Sebagai negara tetangga terdekat Filipina, Indonesia senantiasa mendukung upaya Pemerintah Filipina menciptakan perdamaian dengan masyarakat Moro di Filipina Selatan.

Sekadar diketahui, pemerintah Indonesia lebih dari 20 tahun telah berperan sebagai
fasilitator proses perdamaian antara Pemerintah Filipina dengan Moro National Liberation Front (MNLF) dan mengirim Kontingen Garuda/Konga XVII dari tahun 1994 hingga tahun 2002 dalam kerangka Organisasi Kerjasama Islam/OKI.(r3/okz)