Foto Bugil Novi Beredar

Tidak ada komentar 384 views

Jakarta (DOC) – Pengacara Novi Amalia (25), pengendara yang menabrak tujuh pengguna jalan di Jakarta Barat, Kamis (11/10/2012) lalu, Cris Sam Sewu menyesalkan beredarnya foto-foto bugil kliennya yang diambil selama berada dalam pengawasan kepolisian.

Rencananya, Chris akan mencari bukti-bukti yang sesuai dengan fakta jika memang perbuatan itu dilakukan oleh oknum polisi.

“‘Pemilik rumah’ (Polsek Taman Sari) harus bertanggung jawab. Kalau memang itu polisi akan kita laporkan ke Provost. Bayangkan perlakuan orang yang harusnya mengamankan terhadap korban malah dibeginikan,” ujar Chris kepada wartawan usai menjenguk Novi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (16/7/2012).

Lebih lanjut Cris menuturkan, langkah yang akan dilakukannya ialah melaporkan masalah penyebaran foto tersebut ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

“Kami akan bawa ke Komnas HAM. Pidananya sudah jelas tentang kemanusiaan,” lanjutnya.

Chris mengungkapkan, foto-foto tersebut memang sudah diperlihatkan kepada kliennya, namun Novi mengaku tidak mengetahui dengan adanya foto itu.

Menurut Chris, benar atau tidaknya foto tersebut, penyebar sudah dapat dijerat pidana. Jika foto tersebut terbukti tidak asli, dapat dikategorikan sebagai tindak pidana pemalsuan. Sedangkan jika terbukti foto itu benar, penyebar dapat dijerat dengan Undang-undang Pornografi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengaku menyayangkan beredarnya foto-foto Novi Amalia (25) yang berpakaian minim saat model majalah dewasa tersebut berada dalam tahanan kepolisian.

“Sangat disayangkan foto Novi Amelia beredar luas dengan pakaian minimnya,” kata dia di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/10/2012).

Menurut Rikwanto, beredarnya foto-foto setengah telanjang Novi tersebut akan diselidiki untuk mencari penyebarnya. “Apalagi saat diamankan keadaan Novi sudah setengah telanjang, diamankan lalu diberikan baju, polisi kan bukan tempat yang steril,”paparnya

Rikwanto menambahkan bahwa tindakan tersebut sangat mudah didapatkan oleh banyak orang.

“Waktu Novi dibawa kan sama banyak orang, jadi disitu banyak kesempatan orang untuk mengambil gambar Novi, tidak seharusnya jadi konsumsi publik,”imbuhnya

Namun Rikwanto menuturkan kepolisian lebih fokus terhadap kasus narkoba dan kecelakaan yang melibatkan Novi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Novi menabrak tujuh orang warga di perempatan Jalan Ketapang, Taman Sari, Jakarta Barat pada Kamis, 11 Oktober 2012. Saat itu, Novi yang mengemudi mobil Honda Jazz hanya mengenakan bra dan celana dalam. (TBc/Okc/R9)