Fraksi PDIP Acuhkan Ancaman Gugatan Kelompok 16

Tidak ada komentar 142 views

Surabaya,(DOC) – ancaman anggota panitia pemilihan(Panlih) yang akan menggugat proses pemilihan Wakil Walikota Surabaya(Pilwawali), Jumat(8/11/2013) minggu kemarin, nampaknya tidak ditanggapi serius oleh Fraksi PDIP Surabaya.
Hasil sidang Paripurna Pilwawali yang menetapkan secara aklamasi Wisnu Sakti Buana (WS) sebagai Wakil Walikota Surabaya apengganti Bambang DH, dinilai sudah sesuai prosedur dan perintah Gubernur Jawa Timur.
Seperti pemberitaan sebelumnya, terdapat 16 anggota DPRD Surabaya dari beberapa fraksi diantaranya FPKS, Golkar, Apkindo dan PKB telah boikot untuk tidak menghadiri sidang paripurna pemilihan Wakil Walikota Surabaya. Para anggota yang mengatasnamakan kelompok 16 tersebut, selain menggugat, juga berencana mengagalkan pelantikan WS sebagai Wakil Walikota Surabaya. Alasannya rapat paripurna tidak prosedural, karena hanya dihadiri 32 anggota dewan saja, yang jauh dari persyaratan kuorum yaitu di ikuti 38 peserta sidang dari total 50 anggota dewan.
Saat di konfirmasi soal hal itu, Ketua Fraksi PDI Perjungan Syaifuddin Zuhri tidak menanggapi serius terkait ancaman gugatan kelompok 16 yang didalamnya juga terdapat anggota Panlih.
“ Itu hak mereka dan persepsi mereka jika dinilai tidak sesuai dengan prosedur, namun yang jelas apa yang kita lakukan sesuai dengan aturan serta mekanisme hukum yang ada, dan landasan hukum yang dipakai oleh 32 anggota dewan juga sangat jelas,” kata Syaifuddin,Selasa(12/11/2013).
Anggota Komisi C DPRD Surabaya ini, juga meminta kepada teman-temannya untuk callingdown, sekaligus bersikap arif dalam menghadapi dinamika politik. Mengingat, tambahnya, ancaman gugatan itu hanya membuang energy saja. Menurutnya, masih banyak tugas sebagai wakil rakyat yang harus diselesaikan menjelasng masa akhir jabatan, ketimbang mengurusi Pilwawali.
“Fraksi PDI Perjungan berharap teman-teman di untuk menjalankan tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat yang tinggal beberapa bulan lagi,” katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPC PDI Perjungan Wisnu Sakti Buana Wakil Walikota Surabaya terpilih pengganti Bambang DH.
“Saat ini kita sibuk melengkapi berkas hasil sidang paripurna kemarin, mulai dari resumen sampai pelaksanaan dan hasil sidang. Jadi kita tak memikirkan ancaman itu,”ungkap Wisnu.
Semua berkas pemilihan Wawali sekarang tinggal dikirim ke Gubernur Jatim, setelah sehari sebelumnya Fraksi PDIP menyerahkan semua berkas ke sekertaris DPRD Surabaya.
“Setelah ke Gubernur, pengiriman berkas akan dilanjutkan ke Mendagri. Saat di Mendagri, kita bisa mengetahui jadwal pelantikan,” jelasnya.(r7)