Fraksi PDS Hambat Penempatan Anggota di Komisi

Tidak ada komentar 65 views

Surabaya, (DOC) – Walau sudah menyelesaikan PAW di tubuh Fraksi PDS, sampai saat ini anggota baru Toni Tamatompol belum mendapatkan kursi di komisi. Pasalnya, sampai saat ini usulan dari Fraksi PDS belum dikirim ke pimpinan dewan.
Menurut Ketua DPRD Surabaya Mochammad Machmud, untuk menempatkan anggota fraksi di komisi harus ada usulan berupa surat resmi dari fraksi. Karena surat itu belum dimasukan fraksi, tentu saja dewan tak bisa menempatkan Toni di suatu komisi. Ketua dewan juga tak berhak menempatkan anggota dewan di suatu komisi. Dalam tatib DPRD Surabaya dan PP yang ada, sudah tegas disebutkan jika pimpinan dewan tak bisa melakukan itu, tapi hanya berdasar usulan Fraksi PDS.
Lambatnya hal ini lantaran di tubuh fraksi itu sendiri sudah terjadi friksi. Hal itulah yang harus diselesaikan lebih dulu agar penempatan Toni tak tertunda. Namun sebenarnya, posisi ini tetap menguntungkan Toni secara hak pribadinya. Sebab Toni tetap mendapat fasilitas apapun termasuk gaji.
Sementara, bagi Toni hal itu tidaklah nyaman karena ada faktor moral terkait kinerjanya yang di dewan. Toni tak mau disebut makan gaji buta karena tak memiliki pengabdian bagi masyarakat.
Lambatnya penempatan Toni ini diduga ada peran Simon Lekatompessy sebagai ketua Fraksi PDS. Sebab, sebelum Toni yang menjadi Ketua DPC PDS Surabaya dilantik di dewan, sudah mengancam akan melakukan reposisi fraksi. Hal inilah yang diduga menjadi konflik internal di Fraksi PDS. (co/r4)