GarudaMiles Manjakan Penumpang

Tidak ada komentar 277 views

Jakarta, (DOC) – Maskapai penerbangan Garuda Indonesia yang merupakan “flag-carrier” penerbangan nasional tampaknya tidak puas hanya dengan menjadi bagian dari Sky Team, yang merupakan aliansi dari 20 maskapai penerbangan elit di dunia.
“Setelah secara resmi menjadi anggota aliansi Sky Team, kami akan memberikan fasilitas pelayanan yang lebih besar dalam bentuk kartu ‘GarudaMiles’,” kata Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar dalam konferensi pers di Jakarta.
Menurut Emirsyah, “GarudaMiles” khusus dipersembahkan bagi pengguna jasa Garuda yang memiliki aktivitas padat namun tetap menuntut standar layanan tinggi. Ia menerangkan, fasilitas dan manfaat bagi pemegang “GarudaMiles” berlaku pula pada penerbangan anggota Sky Team, antara lain prioritas boarding, bagasi tambahan, dan akses ke 530 lounge bandara di seluruh dunia.
Sementara itu, Executive Vice President Marketing & Sales at Garuda Indonesia Erik Meijer mengatakan, dengan jumlah pemegang kartu GFF pada saat ini sebesar 1 juta kartu, maka dengan “GarudaMiles” diharapkan bisa mencapai 1,5 juta pada pertengahan tahun 2014.
Ia mengemukakan, keanggotaan GarudaMiles selain kemudahan dalam melaksanakan penerbangan juga bisa mendapatkan manfaat kemitraan Garuda dengan sejumlah perusahaan. Anggota “GarudaMiles”, ujar dia, bisa mendapatkan kemudahan pada transaksi nonpenerbangan misalnya di hotel, tempat penyewaan mobil, dan bank yang menjadi mitra Garuda.
Sedangkan untuk target tahun 2014, Garuda Indonesia mengharapkan dapat mengangkut hingga 30 juta penumpang pada tahun 2014 setelah berhasil mengangkut sekitar 25 juta penumpang pada tahun 2013.
Namun demikan, berkaitan dengan investasi yang dilaksanakan Garuda yaitu program pengembangan armada dan Citilink sebagai “low cost carrier” yang beroperasi secara mandiri, laba operasi mengalami penurunan dari 168,1 juta dolar AS pada 2012 menjadi 56,4 juta dolar AS pada 2013.
Ia juga mengungkapkan bahwa tingkat isian penumpang atau “Seat Load Factor/SLF” pada tahun 2013 mencapai 74,1 persen, atau sedikit menuru dibanding tahun lalu sebesar 75,9 persen. “Kinerja Garuda 2013 sangat dipengaruhi depresiasi rupiah dan tingginya tingkat pertumbuhan serta investasi yang dibuat untuk meningkatkan posisi perusahaan di masa depan,” ujarnya.
Selain itu, Garuda Indonesia juga menargetkan akan menambah armadanya dari 140 pesawat pada akhir 2013 menjadi 169 pesawat pada 2014. Armada itu terdiri atas 23 pesawat yang dimiliki dan 117 pesawat yang masih berstatus “lease”. Selain itu, sebanyak 30 pesawat dioperasikan oleh Citilink yang terdiri atas 25 pesawat berstatus “lease” dan 5 pesawat milik. (we/r4)