GERAKAN COKLIT SERENTAK 2018 MASUK REKOR MURI: KPU RI GELAR TELECONFERENCE

Penyerahan Rekor MURI kepada Ketua KPU RI, Arief Budiman oleh Ketua Umum MURI, Jaya Suprana Atas Gerakan Coklit Serentak Nasional

Surabaya, kpujatim.go.id – Rangkaian dari kegiatan Gerakan Coklit Serentak 2018, dilanjutkan dengan teleconference dengan seluruh KPU Provinsi se-Indonesia. Selanjutnya, ditutup dengan penerimaan piagam penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI).

Penghargaan diberikan langsung oleh Ketua Umum MURI Jaya Suprana, kepada Ketua KPU RI Arief Budiman, di aula lantai II kantor KPU Jatim Jalan Raya Tenggilis Surabaya.

Ketua Umum MURI Jaya Suprana menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh KPU dalam melakukan gerakan Coklit serentak patut diapresiasi. Sebab, selain kerja keras untuk keberlangsungan demokrasi, juga di sisi lain menjadi bagian untuk memastikan akan hak pilih dari masyarakat.

“Gerakan Coklit serentak yang dalam satu hari berhasil mencoklit jutaan warga ini, sebenarnya layak untuk masuk museum rekor dunia,” ujarnya.

Dia menambahkan, apa yang dilakukan oleh KPU dalam mendatangi langsung masyarakat calon pemilih merupakan langkah yang terus dipertahankan. Sudah selayaknya, apa yang menjadi kerja dari KPU layak dijadikan referensi bagi negara lain dalam hal berdemokrasi.

“Dengan ini kami serahkan rekor MURI untuk gerakan coklit yang dilakukan secara serentak se-Indonesia, mungkin juga baru pertama di dunia,” terangnya.

Ketua KPU RI Arief Budiman menyakan perolehan piagam MURI akan menjadi penyemangat dari seluruh penyelenggara dalam menjalankan Coklit di seluruh Indonesia. Menurutnya, pelaksanaan coklit yang dimulai hari ini dan akan berlangsung selama 30 hari ke depan dengan standar target 1 petugas lima rumah per hari.

“Harapan kami dalam sehari ada jutaan warga yang tercoklit, selain itu juga bisa mendapatkan informasi yang cukup,” terangnya.

Sementara itu terkait teleconference yang dilakukan di seluruh KPU yang ada di Indonesia. Arief menyatakan hal itu juga merupakan terobosan baru, terutama dalam rangka memantau Gerakan Coklit Serentak. Sekaligus untuk koordinasi dengan seluruh KPU yang sudah memulai coklit.

Dia juga mengundang seluruh stakeholder, dengan harapan bisa tahu dengan apa yang sudah dikerjakan oleh KPU terkait Coklit. Sekaligus juga menjadi penyemangat untuk seluruh KPU yang ada di Indonesia, karena apa yang dikerjakan dipantau langsung oleh stakeholder di tingkat nasional mulai dari Bawaslu RI sampai Komnas HAM.

“Dengan dilakukan teleconference, seluruh KPU yang ada di Indonesia bisa tahu kalau juga jadi perhatian dari jajaran stakeholder,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Gerakan Coklit Serentak yang digelar di Surabaya melibatkan Kartolo dan Imam Utomo sebagai ikon. Harapannya, Kartolo yang merupakan seniman ludruk dan Imam Utomi sebagai mantan Gubernur Jawa Timur, akan menjadi daya tarik dan panutan dari warga Jawa Timur yang akan menggelar Pilkada serentak.

“Masing-masing tempat kami memilih tokoh-tokoh publik, yang diharapkan bisa menjadi pendorong bagi pemilih yang lain untuk ikut aktif dalam pemutakhiran data pemilihan,” ucapnya.

Media Teleconverence Gerakan Coklit Serentak

(MC – LNC/BIB/TUNG/TRIS/ANY/BAY)

KPU Jatim