Gerindra Protes Urutan Partai di DPRD Surabaya

Tidak ada komentar 295 views

Surabaya, (COC) – Fraksi Partai Gerindra DPRD Surabaya protes ke Pemprov Jatim. Hal ini terkait Surat Keputusan Gubernur Jatim nomor 171.436/457/011/2014 tentang Peresmian Pengangkatan Anggota DPRD Kota Surabaya Masa Keanggotaan 2014-2019 yang menempatkan nomor urut partai di DPRD Surabaya.
Dalam surat itu, disebutkan jika urutan partai pemenang di dewan adalah PDI Perjuangan, Partai Demokrat (PD), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Padahal yang benar susunannya adalah PDI Perjuangan, PD, Partai Gerindra, PKB, PKS dan Golkar.
Selasa (26/8/2014) siang, Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya yang juga anggota dewan terpilih BF Sutadi, mendatangi kantor gubernuran untuk menanyakan hal tersebut. Susunan ini memang diusut Gerindra karena terkait jabatan atau posisi orang-orang fraksinya pada alat kelengkapan dewan.
“Siang ini, Pak Tadi (BF Sutadi, red) sudah mendatangi kantor gubernuran. Kita sudah menanyakan hal ini ke Sekwan DPRD Surabaya, Bakesbangpol Linmas Surabaya untuk mengetahui kekeliruan itu dari mana?” ujar Bendahara DPC Gerindra Surabaya yang juga anggota DPRD Surabaya baru, H Darmawan atau akrab disapa Aden.
Sementara Sekretaris DPRD Surabaya M Afghani Wardhana menegaskan, yang jelas kekeliruan itu bukan dari Sekwan. “Kita tadi sudah ditanya seperti itu oleh Pak Sutadi. Kita tegaskan jika sejak awal kita sudah menerima surat keputusan dari gubernur seperti itu,” tandas Afghani.
Masduki Toha asal Fraksi PKB mengakui jika urutan partainya berada di bawah Gerindra. Tapi dia tak tahu hal itu asalnya darimana. Yang jelas, pihaknya tak mengajukan protes itu ke gubernuran.
Sebenarnya tak hanya Gerindra saja yang nomor urutnya tertukar dengan partai lain. PKS juga merasa dirugikan karena nomor urutnya tertukar dengan Golkar. Kabarnya, PKS juga melakukan protes serupa ke Pemprov Jatim. (co/r4)