Gerindra Surabaya Bekali Bacaleg nya, Target 15 Kursi Di Legislatif

foto : pengurus dan bacaleg partai Gerindra Surabaya

Surabaya,(DOC) – DPC Partai Gerindra Surabaya menyelenggarakan pembekalan bakal calon anggota legislatif di Nur Pasific Resto, Jalan Raya Gubeng 37, Sabtu(12/5/2018).

Dalam sambutannya, Ketua DPC Gerindra Surabaya, BF Sutadi menyampaikan target perolehan kursi pemilu legeslative 2019 mendatang.

“Kita targetkan 3 kursi untuk setiap Dapil. Dengan quota calon perempuan 40 persen dimasing-masing Dapil. Target ini saya kira rasional, karena pada Pileg 2014 lalu kita memperoleh suara sekitar 120 ribuan dan pada Pileg 2019 targat suara kita naikkan menjadi 150 ribu suara,” ucap BF Sutadi.

Salies Aprilianto, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu), menyampaikan, pada pemilihan legislatif 2019, Gerindra mencanangkan target yang realistis berdasarkan pada perkembangan situasi yang ada.

“Kita ingin kemenangan yang direncanakan,” terangnya

Menurutnya, untuk mewujudkan kemenangan itu, pihaknya telah menyusun segala strategi, dimulai dari penjaringan para caleg, pembekalan hingga fit and proper sebelum diserahkan ke KPU. Salies mengungkapkan, bahwa jumlah caleg yang mendaftar di Partai Gerindra telah memenuhi persyaratan. Hanya saja, untuk kuota perempuan masih membutuhkan tambahan.

“Kuota perempuan masih sedikit, nanti ditambah lagi hingga nanti 70-80 bacaleg,” ujarnya

Salies menegaskan, terget partainya pada pemilu mendatang minimal berupaya mendapatkan 3 kursi di setiap daerah pemilihan (dapil). Jumlah dapil di Kota Surabya ada 5 . Untuk mencapai itu, pihaknya akan melakukan langkah-langkah teknis, dengan melakukan konsolidasi antara pengurus anak cabang (PAC), pengurus DPC serta bacaleg serta melakukan sosialisasi ke masyarakat secara masif di tingkat kecamatan, kelurahan dan tingkatan yang lebih rendah.

“Kita akan menggerakkan kader kami yang saat ini jumlahnya lebih dari 100 ribu orang,” katanya.

Pada pembekalan bakal calon anggota legislatif, DPC Partai Gerindra Surabaya memberikan materi pembekalan, meliputi Kegerindraan, AD/ART Partai, Penggalangan massa, Paradok Indonesia yakni sebuah awarness kepada masyarakat bahwa Indonesia adalah negara yang kaya raya, namun kemakmurannya masih jauh dari harapan, kemudian strategi pemenangan, dan diakhhiri dengan policy yang dilakukan bacaleg dalam mencapai targetnya.

Komisioner KPU Surabaya, Nurul Amalia yang menghadiri acara pembekalan Partai Gerindra menyampaikan, bahwa persyaratan pendaftaran bakal calon anggota legilatif tak jauh dari pemilu sebelumnya. Hanya saja, sampai saat ini pihaknya juga masih menunggu PKPU baru.

“Saat ini ketentuan yang digunkan PKPU No. 7 tahun 2013 tentang pencalonan,” terang perempuan berjilbab ini.

Ia menambahkan, dalam PKPU diatur secara detail kriteria bakal calon anggota legislatif. Sebelumnya, bacaleg yang menjadi tersangka masih dimungkinkan untuk mendaftar, dengan catatan harus mengumumkannya di media terlebih dahulu.

“Tetapi jika berkaitan dengan kejahatan seksual, korupsi, para aktifis menghendaki tak bisa mendaftar agar kredibilitasnya lebih bagus,” tutur Nurul

Nurul memperkirakan, PKPU baru yang mengatur pencalonan akan keluar pada bulan ini. Pasalnya, mulai bulan Juli mendatang sudah mulai dibuka pendaftaran. Sesuai tahapan, 1-2 Juli pengumuman pembukaan pendaftaran, pengajuan calon 4- 17 Juli, proses verifikasi 5- 18 Juli, penyampaian hasil verifikasi 19- 21 Juli, kemudian perbaikan daftar caleg 22- 31 juli. Sedangkan Daftar Calon sementara akan diumumkan 12- 14 Agustus dan penetapan Daftar Calon Tetap, 20 September.(r7)