Giliran SDN Manukan Wetan 1 Protes Mutasi Guru

Tidak ada komentar 164 views

Surabaya, (DOC) – Kecaman terhadap kebijakan Mutasi ribuan guru yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan kota Surabaya atas Mutasi guru di Kota Surabaya terus menuai protes dari wali murid.
Protes bukan hanya dari kalangan SMA dan SMP Negeri, Namun juga disampaikan oleh wali murid SD Negeri, seperti perwakilan wali murid SDN Manukan Wetan I yang wadul ke DPRD Surabaya,Senin(14/01/2013) siang ini.
“Saya tidak ada urusan, apakah gurunya di pindah ke Kangean (sebuah pulau di Sumenep, Madura) atau di Pacitan atau di mana saja. Tapi yang saya khawatirkan bagaimana nasib anak saya, yang tidak mau gurunya dipindah,” kata Nono Subandi salah satu perwakilan wali murid SDN Manukan Wetan I, saat dengar pendapat di Komisi D DPRD Kota Surabaya, Jl Yos Sudarso.
Nono mengaku trenyuh dengan keadaan psikologis anak-anaknya. Ia khawatir, mutasi guru di SDN Manukan Wetan I, berdampak pada anaknya yang bisa berujung akan ‘mogok’ sekolah. Bahkan anaknya sempat menuliskan pesan di sebuah lembar kantor untuk Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Ikhsan, agar tidak memutasi guru-gurunya. ‘Pak Lek Eksan, Guruku ojok digenti’. “Kalau anak saya stress, siapa yang mau bertanggungjawab. Kalau anak saya tidak mau sekolah dan menjadi bodoh, siapa yang mau mengganti kegagalan ini,” katanya.
Ia berharap, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya mau menjaminkan harta kekayaannya sebagai jaminan atas kegagalan anaknya maupun siswa SDN Manukan Wetan I. “Saya tidak main-main. Anak saya tidak akan saya rupiahkan. Kalau anak saya gagal, siapa yang mau mengganti kegagalan,” ujarnya.
Nono bersama wali murid lainnya siap mengawal penolakan mutasi ini dan berharap dewan memperjuangkan aspirasinya dan tidak berhenti di tengah jalan. “Kami tetap mengawal dan menolak mutasi ini. Saya siap berjuang untuk anak-anak saya. Dan saya rela mati demi anak saya,” tegasnya.
Ia menambahkan, selama ini dari Komite Sekolah maupun wali murid tidak pernah diajak komunikasi atau sosialisasi soal mutasi 4 guru SDN Manukan Wetan I. Pihaknya juga tidak percaya mutasi tersebut sebagai bentuk rotasi di lingkungan dinas pendidikan.”Rotasi apa, wong cuma tukar tempat saja. Ada yang dipindah ke SDN Tandes Lor dan Tendes Kidul I, sedangkan yang dari sekolah itu dipindah ke SDN Manukan Wetan,” cetusnya.

Sementara itu, anggota komisi D, Edi Budi Prabowo mengaku siap menampung aspirasi wali murid SDN Manukan Wetan dan berjanji menyelesaikan polemik mutasi ini dengan Kepala Dinas Pendidikan Ikhsan setelah kegiatan tersebut. Sedangkan Ikhsan yang hadir dalam hearing tersebut, juga siap menjawab tuntutan wali murid, setelah hearing dengan perwakilan orang tua dari SDN Manukan Wetan I, selesai.(R7)