Grebek Besar di Yogyakarta

Tidak ada komentar 244 views

Gunungan yang jadi tradisi Grebek Besar Yogyakarta

Yogyakarta, (DOC) – Kraton Ngayogjakarta Hadiningrat, Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan upacara “Grebek Besar” dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1433 Hijriyah, Jumat (26/10/2012). Budaya tradisional pun dipamerkan dalam acara itu.

Bentuk upacara adat itu berupa iring-iringan lima gunungan yang merupakan hasil bumi untuk dipersembahkan kepada masyarakat. Iringan gunungan tersebut dikawal oleh ratusan pasukan prajurit keraton dari “Siti Hinggil” menuju Masjid Agung Kauman melewati alun-alun utara.

Selanjutnya gunungan diberi doa oleh penghulu keraton sebelum menjadi rebutan masyarakat yang telah menunggu sejak pagi di kawasan keraton.

“Selain untuk memperingati Idul Adha ‘Grebek Besar’ dilakukan sebagai wujud rasa syukur kerabat keraton terhadap Allah dengan membagi-bagikan hasil bumi,” kata GBH Yudhaningrat, di Yogyakarta.

Yudhaningrat mengatakan acara adat tahunan tersebut juga dilakukan sebagai wujud pengorbanan Sultan Hamengku Buwono X kepada keluarga dan rakyatnya. Selain itu, lanjut dia, upacara juga diselenggarakan sebagai sarana pertemuan antara rakyat dan pemimpin Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menurut dia hari-hari besar Islam selalu diperingati karena keberadaan keraton Yogyakarta, kata dia, selain menganut adat Jawa juga mengadopsi kekhalifahan islam. “Karena kami juga menyerap ajaran-ajaran islam maka selain grebeg besar, kami juga mengadakan grebeg syawal dan grebek maulud,” katanya. (co/ant/r4)