Gugatan Prabowo Ditolak MK, DKPP Beri Sanksi Beberapa KPU

Jakarta, (DOC) – Sidang gugatan sengketa Pilpres 2014 di Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya memutuskan pasangan Jokowi-JK, sebagai pemenangnya. Seluruh gugatan pasangan Prabowo-Hatta dinyatakan ditolak MK.
Sidang pembacaan putusan yang dimulai sejak pukul 14.00 dan berakhir pukul 20.45 di gedung MK, Kamis (21/8/2014), harus membacakan seluruh putusan sebanyak 4.000 lebih halaman. Sembilan hakim MK pun harus bergantian membacakan putusan itu.
Atas keputusan itu, kubu Prabowo-Hatta masih belum puas. Mereka masih akan menggunakan lembaga hukum untuk menuntaskan persoalan Pilpres 2014. Mereka akan mengajukan banding hal itu Mahkamah Agung dan membawa kasus itu ke pengadilan tata usaha negara.
Yang menarik, sidang sengketa terkait penyelenggaraan Pemilu di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu dengan sidang sengketa Pilpres di MK, putusannya dibacakan di hari yang sama. Padahal DKPP memutuskan tiga KPUD bersalah dan diberhentikan secara tetap serta memberi teguran keras kepada ketua KPU RI. Namun di satu sisi, MK menolak seluruh gugatan Prabowo-Hatta.
Hal ini bagi tim kuasa hukum Prabowo-Hatta adalah suatu polemik. Lantaran di DKPP, ada KPUD yang dipecat karena tudingan pasangan itu, sementara di sidang MK, tudingan terhadap KPUD tersebut tak terbukti. Hal inilah yang membuat satu keputusan di suatu daerah atas penyelenggaraan Pemilu, ambigu. Dan itu pula yang menyebabkan tim Prabowo tak terima. (r4)