Gus Na’im Resmi Wakil Ketua DPRD Surabaya

Tidak ada komentar 182 views

Surabaya,(DOC) – Salah satu posisi Wakil Ketua DPRD Surabaya yang selama ini kosong pasca ditinggal oleh Musyafak Rouf Mantan Ketua DPC PKB Surabaya, mulai hari ini, Selasa(22/10/2013) telah terisi.
Sesuai intruksi partai sebelumnya, Ketua Fraksi PKB DPRD Surabaya KH. Muhammad Na’im Ridwan dilantik menggantikan posisi Musyafak Rouf sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya.
Prosesi pelantikan yang berjalan tanpa hambatan di ruang sidang Paripurna langsung di pimpin oleh Ketua Kejaksaan Negeri Surabaya dan disaksikan oleh komisioner KPU serta Kapolrestabes Surabaya.
Gus Na’im panggilan akrabnya, yang selama ini menjadi guru spiritual calon tunggal Kapolri Komjen Pol Sutarman, saat dilantik, memang mendapat penjagaan cukup ketat dari pihak kepolisian. Pintu masuk gedung DPRD Surabaya hanya dibuka satu akses dan harus melalui metal detector. Di depan halaman gedung DPRD Kota Surabaya, Jalan Yos Sudarso, pihak kepolisian juga memajang satu unit mobil brigader atau kawat pembatas dan kendaraan taktis atau Rantis.
Disela acara pelantikan, Pengasuh Pondok Pesantren Baittun Na’im ini, sempat mendapat kesempatan memberikan sambutan.
“Saya meminta kepada seluruh anggota dewan untuk tidak melihat jabatan ini dan jangan dijadikan pembatas untuk saling berkoordinasi. Kita semua yang ada di dewan adalah sama, hanya tugasnya saja yang membedakan saja,” Ujar Gus Na,im saat dimimbar Paripurna.
Pasca pelantikannya sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya, KH. M. Na’im Ridwan ini harus menyandang 2 jabatang sesuai rekomendasi partai, yaitu salah satunya adalah Ketua Fraksi PKB DPRD Surabaya. Pada Pemilu Legeslatif Periode 2014 – 2019 mendatang, Gus Na’im, memilih abstain, tidak maju lagi, karena ingin membesarkan pondok pesantrennya yang berada di jalan Gedung Pengkol Surabaya.
“Saya berkeinginan dalam sisa waktu 8 bulan masa jabatannya sebagai anggota dewan, tugas saya mengabdi kepada rakyat, bisa berakhir sempurna. Untuk itu saya mohon kepada seluruh anggota legeslatif untuk bisa saling bekerjasama,” imbuhnya.
Sementara itu, dalam kesempatan sama, Masduqi Thoha anggota fraksi kebangkitan bangsa DPRD Surabaya yang semula sedikit mempermasalahkan rekomendasi partai terkait pengganti posisi Musyafak Rouf mantan Wakil Ketua DPRD Surabaya, mengaku telah bisa menerima. Masduqi yang selama ini duduk sebagai anggota komisi D DPRD Surabaya, hanya berpesan, bahwa dengan komplitnya unsur pimpinan di lembaga DPRD Surabaya ini, semua persoalan yang selama ini susah diselesaikan dan berakhir dengan ribut, dapat segera teratasi.
“Banyak persoalan yang harus segera diselesaikan yaitu masalah pengelolaan sampah di TPA Benowo, Jadwal Kunker dan Problem kota lainnya. Ini merupakan tantangan bagi para Pimpinan DPRD Surabaya, yang formasinya sudah komplit,”jelasnya.(r7)