Gus Sholah Dukung Khofifah Maju Pilgub Jatim

 Politik

Surabaya (DOC) – Perlahan namun pasti dukungan terhadap Khofifah Indar Parawansa untuk kembali maju dalam bursa pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2013 terus mengalir. Terbaru, Ketua PP Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) itu mendapat dukungan pimpinan Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jatim, Salahuddin Wahid (Gus Sholah).

“Saya setuju (Khofifah) maju karena punya potensi, punya kemampuan,” nilai Gus Sholah saat ditemui di Surabaya, hari ini.

Adik kandung mendiang KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini mengaku kerapkali didatangi Khofifah. Kedatangan Khofifah bukan untuk meminta restu, namun sebatas untuk silahturahmi rutin. Bukan untuk meminta restu.

“Sampai sekarang belum ada tokoh cagub yang minta restu. Saya ini apa, uang tak punya, partai tak punya. Khofifah sering ke saya, saya setuju jika dia maju,” sambungnya.

Kendati demikian, Gus Sholah menyerahkan semuanya ke Khofifah. Apakah berminat kembali mencalonkan diri sebagai orang nomor satu di Pemprov Jatim. Gus Sholah mengajak khalayak menunggu apakah Khofifah berminat kembali dan atau tidak untuk mencalonkan diri.

Jika berminat, kata Gus Sholah, Khofifah bisa kerjasama dengan partai yang ada, PDIP, misalnya. Terlebih PDIP sekarang ingin sekali mengulang sukses keberhasilan mantan Wali Kota Solo Joko Widodo memenangi pilkada DKI Jakarta. PDIP ingin sukses itu menular ke Jatim.

“PDIP ingin mengulang sukses di Jakarta. Di Jatim yang mampu mengimbangi Pakde Karwo (dalam pilgub tahun depan) mestinya orang lama. Orang lama ya Khofifah. Yang mau maju (pilgub) banyak, tapi harus dilihat menang atau tidak. Karwo terlalu kuat, kecuali ada Joko Wi baru,” tukasnya.

Gus Sholah lebih condong mendorong Khofifah kembali maju. Alasannya, antara Soekarwo-Khofifah akan membuat pertandingan berimbang. Sebab, waktu pelaksanaan pilgub semakin pendek. Di sisi lain, sejak pilgub 2008 hingga kini belum muncul nama baru.

Semua itu melatarbelakangi Gus Sholah menilai Khofifah paling layak sebagai lawan Soekarwo. Siapa sosok yang layak digandeng Khofifah? Apakah dari unsur TNI supaya bisa mendulang suara signifikan seperti sebelumnya?

“Pasangan Khofifah bisa dari militer, polisi dan lainnya. Semua tergantung orang (sosok), bukan partai. Untuk pasangan Khofifah-Bambang DH (mantan wali kota yang kini menjabat wakil wali kota Surabaya), lebih baik disurvei. Kalau PDIP gandeng Khififah, tepat. Dari PDIP bisa dari dalam atau luar (partai). Yang penting menang,” rinci kiai berkacamata minus ini. (K-7/R9)