Habis Masa Tugas, 5 Penyidik Polri tetap di KPK

Tidak ada komentar 153 views

Aksi tutup mulut yang dilakukan masyarakat untuk mendukung KPK

Jakarta (DOC) – Lima penyidik Polri yang bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan tetap bekerja di institusi tersebut. Meski hari ini (10/10) merupakan batas akhir mereka bertugas, namun batasan tersebut tidak berpengaruh setelah Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengambil sikap atas konflik yang terjadi antara KPK dan Polri.

Polri sendiri, hingga kini masih menunggu perbaikan PP 63 tahun 2005 yang disampaikan Presiden. Untuk itu, lima penyidik Polri yang bertugas di KPK dan seharunsnya melapor ke markas, akan tetap bekerja di institusi tersebut hingga hari ini.

Kepala Divisi Humas Polri, Brigjen Polisi Suhardi Alius mengatakan, lantaran sudah menjadi arahan pimpinan, pihaknya hanya bisa memathui ”Kita turuti semua arahan beliau demi kepentingan bersama, kepentingan bangsa dan negara,” kata Suhardi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (10/10).

Sebelumnya, Presiden SBY menyatakan, akan membuat PP terkait penugasan anggota Polri di KPK. Presiden juga mengingatkan, agar kedunya bisa saling bersinergi. Menurutnya, KPK tidak bisa sepihak mengangkat anggota Polri menjadi pegawai. Sebab, kata dia, anggota Polri terikat aturan Undang-Undang dan aturan internal. Sementara Polri juga diminta tidak menarik secara sepihak anggotanya yang bertugas di KPK.

Seperti diketahui, bulan lalu Polri menghentikan masa tugas 20 penyidiknya di KPK untuk menjalani pembinaan karir. Namun, lima dari 20 peniyidik tersebut belum bersedia melapor ke Mabes Polri.

Di sisi lain, KPK mengumumkan mengangkat 28 penyidik termasuk lima orang tersebut menjadi pegawai tetap KPK sebagaimana dinyatakan Pimpinan KPK, Busyro Muqoddas. Busyro Muqoddas bahkan menyatakan surat ketetapan pengangkatan pegawai terhadap 28 penyidik sudah terbit.

Sedangkan pihak Polri mengaku tidak mempermasalahkan apabila  penyidiknya berniat menjadi pegawai KPK. Namun, Polri meminta  semuanya harus melalui prosedur dengan melapor ke markas besar terlebih dahulu, baru kemudian mengajukan permohonan pengunduran diri ke Kapolri. (r3/miol)

Tag: