Hadi Poernomo Terjebak Kasus Masa Lalu

Tidak ada komentar 192 views

Jakarta, (DOC) – Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany memilih irit bicara soal kasus dugaan korupsi pengajuan keberatan pajak PT Bank Central Asia (BCA). Hal tersebut terungkap saat Fuad menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (23/4/2014).
Fuad justru menganggap jika kasus yang menjerat mantan Dirjen Pajak Hadi Poernomo itu hanya kasus masa lalu. “Itu kan masa lalu,” ujar Fuad di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (23/4/2014).
Fuad mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus dugaan penyalahgunaan kewenangan yang terjadi lebih dari sepuluh tahun lalu itu lantaran dirinya baru menjabat sebagai dirjen pajak sejak 2011. Meski demikian, dia menyerahkan keseluruhan penyelidikan kasus ini kepada KPK. Sebab, institusi Direktorat Jenderal Pajak belum mendapatkan detail keseluruhan dan penjelasan kasus ini dari KPK.
Fuad mengklaim kedatangannya tidak berkaitan dengan kasus Hadi. Dia mengklaim datang ke gedung KPK untuk mengikuti pemaparan hasil kajian KPK mengenai perpajakan di sektor mineral dan batu bara.”Soal pertambangan, bukan yang kemarin, enggak ada hubungannya dengan yang kemarin,” terangnya. (co/r4)