Hak Dipilih Dicabut, Itu Mudah Diatur

Tidak ada komentar 178 views

Jakarta, (DOC) – Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq angkat bicara soal putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang salah satu poinya mencabut hak dipilih Luthfi dalam jabatan publik.

Luthfi menggap pencabutan politik itu merupakan hal yang bisa. “Ngga apa-apa. Itu kan sekarang saja dicabut,” kata Lutfhi saat ditemui usai melaksanakan shalat Jumat di depan Rumah Tahanan KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (19/9/2014).

Dikatakan Luthfi, meskipun mendekam di dalam penjara dan hak politiknya dicabut, dirinya tetap bisa berpolitik. Sebab itu, Luthfi menggap santai soal hukuman pencabutan hak politik. Malah, Lutfhi menyebut jika semuanya bisa diatur di Indonesia. “Ya. Itu sih soal mudah. Semuanya biasa diatur. Memangnya di negeri ini enggak ada yang bisa diatur,” tandasnya.

Menurut Ketua Kamar Pidana MA yang juga Ketua Majelis Kasasi perkara Luthfi, Artidjo Alkostar, perbuatan Luthfi sebagai anggota DPR dengan melakukan hubungan transaksional telah mencederai kepercayaan rakyat.

Artidjo mengatakan, majelis kasasi menolak kasasi terdakwa karena hanya merupakan pengulangan fakta yang telah dikemukakan dalam pengadilan tingkat pertama dan banding. MA mengabulkan kasasi jaksa penuntut umum. Putusan yang telah berkekuatan hukum tetap itu sama dengan tuntutan jaksa KPK, yaitu 10 tahun penjara dan delapan tahun penjara untuk perkara pencucian uang.

Artidjo mengungkapkan, dalam pertimbangannya, majelis kasasi menilai judex facti (pengadilan tipikor dan PT DKI Jakarta) kurang mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan seperti disyaratkan pada 197 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) di dalam pertimbangan hukumnya (onvoldoende gemotiveerd).

Hal yang memeberat itu adalah, Luthfi sebagai anggota DPR melakukan hubungan transaksional dengan mempergunakan kekuasaan elektoral demi fee. Perbuatan Luthfi itu menjadi ironi demokrasi. Sebagai wakil rakyat, dia tidak melindungi dan memperjuangkan nasib petani peternak sapi nasional. (co/r4)